Pemerintahan Go-Sakuramachi berlangsung sejak tahun 1762 sampai tahun 1771.[3]
Penguasa abad ke-18 ini dinamakan menurut ayahnya Kaisar Sakuramachi. Kata bahasa Jepang go (后) dapat diterjemahkan secara harfiah sebagai "kemudian", dan dengan demikian ia dapat disebut "Sakuramachi Yang Kemudian". Kata go juga dapat diterjemahkan sebagai "yang kedua", dan dalam beberapa sumber yang lebih tua kaisar wanita ini diidentifikasi sebagai "Sakuramachi Yang Kedua" atau "Sakuramachi II".
Go-Sakuramachi adalah orang terakhir dari delapan orang yang pernah menjadi kaisar wanita di dalam sejarah Jepang. Ketujuh orang kaisar wanita yang memerintah sebelum Go-Sakuramachi adalah (a) Suiko, (b) Kōgyoku (Saimei), (c) Jitō, (d) Gemmei, (e) Genshō, (f) Kōken (Shōtoku), dan (g) Meishō.