Radio ini mulai mengudara pada di era 1990-an, dengan nama Wisata FM yang bersiaran di frekuensi 89,35. Sesuai namanya, fokusnya saat itu adalah menyiarkan informasi tentang pariwisata di Bandung dan sekitarnya, meskipun juga memperdengarkan musik. Target pendengar utama Wisata FM berusia antara 20 hingga 35 tahun, yang dipanggil "Traveler".[2]
Dulunya Bernama Top FM Stereo Bandung. 89.7 Top FM Stereo Bandung (defunct) merupakan anggota dari jaringan Media Network Consolidate (MNC) yang bermarkas di Gedung Arthaloka, Jl. Sudirman, Jakarta pada akhir 1980an hingga tahun 1990an juga mengelola Radio Elshita AM 1368 kHz Jakarta, 89.7 Top FM Jakarta (Sekarang Bernama Publica FM), Semarang, dan Bali; 104.4 Mercurius Top FM Makassar, Nugraha Top AM Palu, PBS FM Serang, 92.5 Top FM Cilegon, dan Radio Lorosae di Dilli, Timor Timur (Kini Tidak Beroperasi Tahun 1999). 89.7 Top FM Stereo Bandung dulu mengudara dari kawasan Lembang, tepatnya di Jl. Kayu Ambon. Sapaan khas dari jaaringan Top FM Stereo (demikian pula pada Radio Famor, yang menjadi cikal bakal Top FM Stereo Bandung), Radio Elshinta pada waktu itu adalah "Muda Bersikap Dewasa, Dewasa Berjiwa Muda" Acara-acara terkenal yang disiarkan 89.7 Top FM Stereo antara lain: Bintang Khatulistiwa (chart musik Indonesia) dan American Top 40 (AT40) bersama Shadoe Stevens dengan co-host di Indonesia oleh Ray Kasman, dan kemudian digantikan Cindy Marexa. Pada sekitar tahun 1995an 89.7 Top FM Stereo tidak mengudara lagi.[3]
Pada tahun 2001, Wisata FM melakukan merger dengan Top FM Bandung (yang sudah berhenti beroperasi sejak 1995 dan bersiaran di kanal 89,7 FM), sehingga namanya berubah menjadi W FM. Nama W FM tidak bertahan lama, Kemudian berganti kembali menjadi Way FM.[4][5] Baik W FM dan Way FM masih mengudara di frekuensi yang sama dengan Wisata FM, yaitu di 89,35 FM.[6]
Logo Okezone Radio Bandung, dipakai sejak 1 Juli 2023 hingga 14 November 2024
Pada tahun 2004, Way FM diambilalih oleh Smart Group, sebuah grup media di Bandung yang mengelola radio 99ERS. Mulai 2 Maret 2004, Way FM resmi menempati jalur eks-Top FM, yaitu 89,7 FM dengan nama baru yaitu Buzz FM. Buzz FM memiliki fokus pendengar dewasa muda yang produktif. Logonya adalah sebuah lebah yang merefleksikan pendengarnya. Nama "Buzz" juga dipilih karena dianggap "keren". Tagline-nya adalah "The Buzzing Station" dengan memainkan format musik Hot AC.[7][8] Buzz FM yang semula bertempat di BNI Tower lantai 4. Namun, nama Buzz FM hanya bertahan selama 3 tahun, karena pada 20 September 2007 namanya berganti lagi menjadi ARH Global Radio, setelah manajemen dan kepemilikannya resmi diambilalih oleh kelompok MNC. Buzz FM yang semula bertempat di BNI Tower lantai 4, pada 1 Januari 2008 berpindah ke Jalan Setia Budhi 170 B1 Bandung. Tidak hanya itu, Perubahan format siarannya kemudian efektif diterapkan pada 1 Februari 2008 dengan kini menargetkan remaja 18-25 tahun.[9]
Pada Tahun 18 Maret 2022, Global Radio Bandung melakukan relaunching atas mengudara kembalinya Global Radio Bandung setelah vakum selama kurang lebih 3 tahun. Rebranding ini di lakukan dengan maksud untuk memberitahukan kepada khalayak bahwa Global Radio Bandung sudah mengudara kembali beserta dengan konten lokalnya.[10][11]
Pada 1 Juli 2023 Global Radio Bandung resmi berganti nama menjadi Okezone Radio Bandung
Pada 14 November 2024 Okezone Radio Bandung resmi berganti nama kembali menjadi Global Radio Bandung
Acara
Dari Acara 99% Siaran Merelay Dari Siaran Jakarta Dan Sisanya Diisi Siaran Lokal, Namun Pada tahun 2022 Global Radio Bandung Kembali Mengudara Siaran Lokal yaitu Acara Global Cerita Horror Dari Jam 22:00-00:00 WIB.[12] Berikut Ini Daftar Acara Global Radio Dan Sebelumnya.
↑Okezone (2022-03-15). [ttps://celebrity.okezone.com/read/2022/03/15/598/2562162/gaskeun-global-radio-bandung-kembali-mengudara-dengan-siaran-lokal-euy "Gaskeun, Global Radio Bandung Kembali Mengudara dengan Siaran Lokal Euy!: Okezone Celebrity"]. https://celebrity.okezone.com/. Diakses tanggal 2025-03-27.