Logo RDI (7 September 2005–22 Januari 2006)Logo RDI (23 Januari 2006–20 Oktober 2010)Logo RDI (20 Oktober 2010–14 Januari 2014)
Awalnya, radio ini bersiaran dengan nama Radio Suara Monalisa yang bersiaran di jalur AM, dan berbasis di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.[1] Bersiaran sejak 23 Februari 1972,[2] fokus radio ini awalnya adalah musik dangdut.[3][4]
Pada tahun 1995,[5] radio ini diambil alih oleh Masima Radio Network yang mengubah formatnya menjadi radio khusus musik rock klasik dan progresif. Nama udaranya kini menjadi M97FM (Male 97 FM; Radio Lelaki M97) yang menempati jalur baru di FM.[6] Kantor pusatnya pun berpindah ke Jalan Borobudur, Jakarta Pusat.[7] Sayangnya, usaha Masima tidak sukses sehingga hanya dalam waktu 10 tahun, mereka terpaksa menjual M97FM kepada pemilik baru pada 7 September 2005. Hal ini membuat M97FM berhenti operasi, yang kemudian mulai September di tahun yang sama, digantikan dengan nama baru, yaitu Radio Dangdut TPI.[8][9] Sesuai nama "TPI" yang dilekatkannya, fokusnya kembali menyiarkan musik dangdut.
Sejak 20 Oktober2010, bersamaan dengan pergantian nama udara TPI menjadi MNCTV, Radio Dangdut TPI berganti nama udara menjadi Radio Dangdut Indonesia dan sejak 15 Januari2014 hingga sekarang berganti nama udaranya lagi menjadi RDI.
Program di Kota Jakarta dan sekitarnya
Sejuk di Hati
Nyarap, Kuy! (Nyiarin Acara Pagi, Kuy!)
Bukan Nyarap, Kuy! (selama bulan Ramadan)
Indo Banget
Ngaso (Ngadem Sore)
Ngaso (Ngabuburit Sore) (selama bulan Ramadan)
Obrolan Ekseizz
TTM (Tiap Tanggal Merah) Ekseizz...
Livekustik
Sadiz (Dasa Dangdut Terekseizz)
Jaringan
RDI bersiaran jaringan di 12 kota dan 3 Kabupaten, yaitu:
Artikel ini tidak memiliki kotak info. Anda mungkin ingin menambahkan sebuah kotak info, agar artikel menyerupai tampilan standar untuk topik ini. Halaman pembicaraan ini mungkin berisi spanduk proyek relevan yang menyediakan kotak info standar untuk jenis artikel ini. Lihat pula Kategori:Templat kotak info dan Wikipedia:ProyekWiki Kotak info.