Glaucus adalah genus siput laut pelagis biru kecil. Mereka adalah nudibranchia aeolid,[1] dengan ukuran mulai dari 20 hingga 40mm.[2] Mereka memakan cnidaria kolonial seperti
Physalia physalis, Porpita porpita, dan Velella velella. Mereka dapat menghasilkan sengatan yang menyakitkan dan berpotensi berbahaya ketika dipegang, karena mereka menyimpan nematosista berbisa dari mangsanya.[3]Glaucus adalah satu-satunya genus dalam keluarga Glaucidae. Dalam genus ini terdapat lima spesies siput laut.[1]
Sejarah Taksonomi
Genus ini didirikan dan dianggap monotipik pada tahun 1777 oleh naturalis asal Inggris yakni Johann Reinhold Forster.[4] Dia menjelaskan spesimen Glaucus atlanticus yang ditemukan selama pelayaran kedua James Cook dengan kapal HMS Resolution (1771). Genus ini diambil dari nama dewa laut Yunani, Glaukos.[5][6] Pada tahun 1848, naturalis asal Jerman yakni Johannes Gistel memberikan nama pengganti Dadone untuk Glaucus, Namun tidak diperlukan dan kini dianggap tidak sah.[7]
Keluarga Glaucidae dideskripsikan pada tahun 1827 oleh ahli zoologi asal Inggris, John Edward Gray untuk memuat genus tersebut.[8] Spesies kedua dalam keluarga ini dideskripsikan oleh ahli malakologi Denmark yakni Rudolph Bergh pada tahun 1860. Dia menempatkannya di bawah genus baru yakni Glaucilla.[9] Namun, sinapomorfi antara Glaucus dengan Glaucilla membuat pemeliharaan kedua genus ini menjadi tidak relevan. Oleh karena itu Glaucus kini dianggap sebagai takson monotipik dalam keluarga Glaucidae.[10] Glaucidae diklasifikasikan dalam superfamili Aeolidioidea.[8]
Pada tahun 2014, studi DNA dan anatomi genus yang cermat secara tak terduga mengungkapkan keberadaan kompleks spesies. Hanya satu spesies yang ditemukan di Atlantik, tetapi nama Glaucus marginatus diturunkan untuk mencakup empat spesies terpisah (secara informal disebut sebagai klad marginatus). Terdapat tiga spesies di Sistem Pusaran Pasifik Utara dan spesies lain di Sistem Pusaran Pasifik Selatan. Glaucus atlanticus juga terdapat di seluruh perairan Indo-Pasifik dan juga di Samudera Atlantik. Di Pasifik Utara terdapat Glaucus marginatus, Glaucus thompsoni dan Glaucus mcfarlanei, dengan Glaucus marginatus juga terdapat di Samudera Hindia dan Pasifik Selatan. Pasifik Selatan terdapat spesies Glaucus bennettae.[4][11]
Glaucus atlanticus memiliki beberapa perbedaan genetik di berbagai bagian wilayah jelajahnya namun dianggap sebagai satu spesies.[12]
12Churchill, C. K. C.; Valdés, Á & Foighil, D. (2014). "Molecular and morphological systematics of neustonic nudibranchs (Mollusca: Gastropoda: Glaucidae: Glaucus), with descriptions of three new cryptic species". Invertebrate Systematics. 28 (2): 174–195. doi:10.1071/is13038. S2CID84010907.
↑Forster, G. (1777). A voyage round the world in His Britannic Majesty's sloop, Resolution, commanded by Capt. James Cook, during the years 1772, 3, 4, and 5 by George Forster. Vol.1. White, Robson, Elmsly & Robinson. hlm.49.
↑Scocchi, C. Wood, J.B. (ed.). "Blue Ocean Slug (Glaucus atlanticus)". Marine Invertebrates of Bermuda. The Cephalod Page. Diakses tanggal 23 September 2015.
↑Bouchet, P. (2015). Dadone Gistel, 1848. Accessed through: World Register of Marine Species on 2015-09-23