Giuseppe Pinto (lahir 26 Mei 1952) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Italia yang mengabdi dalam penugasan diplomatik Takhta Suci. Ia menjabat sebagai Nunsius Apostolik dari 2001 sampai pensiun pada 2020. Ia bergabung dengan penugasan diplomatik Takhta Suci pada 1984.
Biografi
Giuseppe Pinto lahir di Noci, Italia, pada 26 Mei 1952.
Karir diplomatik
Untuk mempersiapkan karir diplomatik, ia masuk Akademi Gerejawi Kepausan pada 1980.[1] Ia bergabung dengan penugasan diplomatik Takhta Suci pada 1 Mei 1984.[2]
Pada 4 Desember 2001, Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Delegasi Apostolik untuk Mauritania dan Nunsius Apostolik untuk Senegal, pada saat yang sama dengan pengangkatannya sebagai uskup agung titulerAnglona.[2] Pada 5 Februari 2002, ia juga diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Tanjung Verde dan Mali.[3] Pada 5 Maret, ia diangkat menjadi Nunsius untuk Guinea-Bissau.[4]
Paus Benediktus XVI mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Chili pada 6 Desember 2007.[5]
Pada 2018, sebuah gugatan hukum melawan Keuskupan Agung Santiago membuka sebuah pesan surat elektronik yang ditulis kepada Pinto pada 2009 oleh Uskup Agung Francisco Javier Errázuriz, kala Errázuriz meminta kepada Pinto agar tak meneruskan prosedur yang semestinya untuk penanganan tuduhan pelecehan seksual melawan Fernando Karadima, seorang imam di pusat krisis pelecehan seks di Chili.[8]
Ia digantikan di Kroasia pada 2019,[9] dan Paus Fransiskus menerima pengunduran dirinya sebagai nunsius pada 31 Juli 2020.[10]