Giacinto BerlocoKarir diplomatik
Berloco masuk penugasan diplomatik Takhta Suci pada 1972 dan bertugas dalam nunsiatur-nunsiatur di Kosta Rika, Belanda dan Spanyol, dan kemudian dalam Sekretariat Negara Vatikan.[2] Pada 5 September 1974, Paus Paulus VI memberikannya gelar kehormatan Kapelan Sri Paus.[3] Pada 24 Juni 1985, Paus Yohanes Paulus II memberikannya gelar Prelatus Kehormatan Sri Paus.[4]
Pada 15 Maret 1990, Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Uskup Agung Tituler Fidenae dan Delegasi Apostolik untuk Mozambik.[5] Pada 3 April, ia menerima tugas tambahan sebagai Pro-Nunsius Apostolik untuk Zimbabwe.[6]
Ia ditahbiskan menjadi uskup pada 5 April 1990 oleh Paus Yohanes Paulus, didampingi oleh Giovanni Battista Re dan Justin Francis Rigali.[7]
Pada 17 Juli 1993, Berloco diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Kosta Rika.[8]
Pada 5 Mei 1998, Paus Yohanes Paulus mengangkatnya menajdi Nunsius Apostolik untuk El Salvador dan Belize.[9]
Pada 24 Februari 2005, Berloco diangkat menjadi Nunsius Apostolik di Venezuela.[10]
Pada 18 Juni 2009, Paus Benediktus XVI mengangkatnya menjadi Nunsius untuk Belgia.[11] Pada 24 Juli 2009, ia juga diangkat menjadi Nunsius di Luksemburg.[12]
Pada 8 Maret 2017, Paus Fransiskus mengangkat Berloco pada masa jabatan lima tahun sebagai anggota Kongregasi untuk Para Uskup.[13]