Geo-Wiki adalah sebuah platform daring yang mengintegrasikan partisipasi warga dan pakar dalam pemantauan lingkungan dan sosial-ekonomi. Platform ini dikembangkan pada tahun 2009 oleh International Institute for Applied Systems Analysis (IIASA). Geo-Wiki digunakan untuk validasi data geografis yang telah ada serta pengumpulan data baru melalui metode urun daya (crowdsourcing)[1][2] dan sains khalayak (citizen science).[3] Platform ini memanfaatkan berbagai sumber data, termasuk citra satelit, foto yang memiliki penandaan geografis, dan sumber daring lain. Kontributor dapat memberikan data melalui validasi visual citra satelit atau pengumpulan informasi baru. Metode lain untuk mengumpulkan data meliputi kampanye dan mekanisme gamifikasi untuk memotivasi partisipan. Data yang dikumpulkan di Geo-Wiki tersedia secara terbuka untuk publik.[4][5]
Hingga tahun 2020, platform ini memiliki lebih dari 15.000 kontributor terdaftar dan telah melaksanakan berbagai kampanye sains khalayak, termasuk pengumpulan data mengenai validasi permukaan terbangun skala global, dampak aktivitas manusia terhadap hutan, dan ukuran lahan pertanian global.[6][7]
Aplikasi
Hingga tahun 2020, Geo-Wiki mencatat lebih dari 15.000 kontributor terdaftar dan telah melaksanakan berbagai kampanye pengumpulan data. Topik yang menjadi fokus meliputi validasi permukaan terbangun global, pengaruh aktivitas manusia terhadap hutan, serta ukuran lahan pertanian di tingkat global. Platform ini juga digunakan untuk meningkatkan akurasi peta tutupan lahan melalui citra beresolusi tinggi, termasuk citra dengan resolusi kurang dari 2,5 meter. Geo-Wiki memungkinkan kegiatan Iinformasi geografis sukarela dalam proses validasi, termasuk melalui pemanfaatan alat daring seperti Google Earth. Data hasil kontributor digunakan untuk memverifikasi produk penginderaan jauh, seperti peta tutupan hutan Eropa dan peta global GlobCover.[8]
Selain validasi tutupan lahan, Geo-Wiki diterapkan untuk analisis prediksi penggunaan lahan. Salah satu contohnya adalah pemodelan potensi deforestasi di Afrika Tengah,[9] yang menggabungkan lima set data lahan pertanian di Sub-Sahara Afrika untuk menghasilkan peta dengan akurasi lebih tinggi dibandingkan peta sebelumnya. Peningkatan akurasi ini mendukung penelitian dalam pemodelan perubahan penggunaan lahan, vegetasi, iklim, dan sistem bumi secara umum. Hasil penelitian yang menggunakan data Geo-Wiki telah dipublikasikan di sejumlah jurnal ilmiah, termasuk Geophysical Research Letters.[10]
Gamifikasi
Platform ini juga menggunakan mekanisme gamification untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan kontributor. Fitur ini memfasilitasi motivasi warga dan pakar untuk ikut serta dalam kampanye pengumpulan data dan menyediakan kontribusi yang relevan untuk penelitian ilmiah. Mekanisme gamification mencakup pemberian penghargaan virtual, tantangan berbasis lokasi, dan sistem peringkat yang memungkinkan kontributor untuk memantau hasil partisipasi mereka.[7][11][12]