Gendang Siantan adalah tari dan musik tradisional masyarakat Melayu di Siantan. Kesenian ini telah dilakukan sejak abad ke-13 Masehi untuk menyambut tamu terhormat. Perlengkapan Gendang Siantan hanya terdiri dari dua gendang panjang dan satu gong. Gendang Siantan merupakan instrumen perkusi tradisional khas Kepulauan Anambas yang memiliki ciri fisik unik berupa badan kayu panjang dengan satu sisi permukaan kulit yang diikat menggunakan rotan, serta dimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan sambil diposisikan secara horizontal. Alat musik ini memegang peranan vital sebagai pengatur ritme utama dalam mengiringi berbagai kesenian daerah, mulai dari tari-tarian tradisional hingga prosesi adat penyambutan tamu penting, yang mencerminkan kekayaan identitas budaya masyarakat Melayu Siantan.[1]