Garis waktu sejarah Kota Surabaya Abad ke-19
1808 – Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels mendirikan Constructie Winkel - pabrik senjata yang menjadi cikal bakal Pindad - di Kota Surabaya[ 6]
22 Maret 1822 – Bangunan tua dari Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria , Kota Surabaya ditasbihkan.[ 7]
1836 – The Soerabaijasch Advertentieblad koran pertama di Kota Surabaya terbit.[ 8]
1845 – Otoritas Belanda menyelesaikan pembangunan Benteng Prins Hendrik yang dimaksudkan untuk melindungi Kota Surabaya .
1871 – Dinding Kota Surabaya diruntuhkan untuk membuka jalan bagi pengembangan kota
1878 – Jalur kereta pertama di Kota Surabaya sepanjang 115 kilometer (71 mil) yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Kota Pasuruan mulai digunakan.[ 9]
1889 – 1891 – Pada periode ini trem uap mulai diperkenalkan di Kota Surabaya.[ 10]
1895
Benteng Prins Hendrik dibongkar
Pelajar dari Hoogere Burger School mendirikan Klub Sepak Bola Victoria, klub pertama di Kota Surabaya.[ 11]
Abad ke-20
1900-1930an
5 Agustus 1900 – Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria , Kota Surabaya selesai dibangun.[ 7]
1 April 1906 – Dewan Kota Surabaya didirikan terdiri dari 15 perwakilan Eropa, 3 perwakilan pribumi, dan 3 perwakilan Tiongkok/Arab.[ 12]
1910 – Pekerjaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak dimulai.[ 13]
1913 – The Nederlandsch Indische Artsen School /NIAS (Perguruan Tinggi Kedokteran Surabaya) didirikan.[ 14]
31 Agustus 1916 – Kebun Binatang Surabaya didirikan sebagai Soerabaiasche Planten-en Dierentuin[ 15] .
1917 – Asosiasi Demokrasi Sosial Hindia (ISDV) organisasi pelaut dan tentara yang ingin meniru Revolusi Rusia dihancurkan.
1925
Vliegkamp Morokrembangan, Pangkalan Udara Belanda didirikan.[ 16]
September – Desember – Unjuk rasa berturut-turut di perusahaan-perusahaan teknik Surabaya berujung pada pelarangan Serikat Pekerja Kereta Api Surabaya.
18 Juni 1927 – The Soerabajasche Indonesische Voetbalbond (saat ini Persebaya Surabaya ) didirikan.[ 11]
1930 – Populasi di Kota Surabaya tercatat mencapai 341.700 orang.[ 17]
1940-an
1942
3 Februari – Serangan udara pertama Jepang ke Kota Surabaya .[ 18]
18 Februari – Kapal Pertahanan Pantai Belanda HNLMS Soerabaja dan Kapal Selam HNLMS K VII tenggelam oleh pembom Jepang di Pelabuhan Surabaya.[ 19]
1 Maret – Tentara Kekaisaran Jepang – Divisi 48 serta bagian dari Brigade Infantri Campuran ke-156 – menyerang Jawa Timur, di mana Kota Surabaya menjadi target utama. Belanda menyerah sebelum pertempuran terjadi di kota.[ 18]
17 Mei 1944 – Operasi Transom – Pembom Amerika Serikat dan Inggris menyerbu Surabaya.[ 20]
1945
19 September – "Insiden Bendera" atau "Insiden Hotel Yamato " Pemuda Nasionalis Indonesia merobek warna biru dari Bendera Belanda yang dikibarkan di Hotel Yamato dan menjadikannya Bendera Indonesia .[ 21]
3 Oktober – Wakil Laksamana Shibata Yaichiro, Komandan Jepang paling senior di Kota Surabaya, menyerah kepada sekutu.
30 Oktober – Perwira Angkatan Darat Inggris Aubertin Walter Sothern Mallaby terbunuh di mobilnya[ 21]
10 November – Tentara Inggris menyerang Kota Surabaya didukung oleh pengeboman dari darat dan laut. Peristiwa ini sekarang dirayakan di Indonesia sebagai Hari Pahlawan [ 22]
1 Juli 1949 – Jawa Pos memulai publikasinya di Kota Surabaya.[ 23]
Abad ke 21
2000-an
2000
Populasi di Kota Surabaya pada sensus tahun 2000 tercatat mencapai 2.610.519.[ 35]
19–30 Juni – Pekan Olahraga Nasional ke-15 diselenggarakan di Kota Surabaya.[ 36]
10 November – Mesjid Al-Akbar diresmikan.[ 37]
16 Januari 2002 – Sunarto Sumoprawiro dicopot dari posisinya dan digantikan oleh wakilnya, Bambang Dwi Hartono .[ 38]
27 Juni 2005 – Pertama kalinya pemilihan wali kota Surabaya secara langsung.[ 39]
10 Juni 2009 – Jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dan Pulau Madura dibuka.[ 40]
2010-an
2010
Berdasarkan Sensus Tahun 2010, jumlah penduduk Kota Surabaya mencapai 2.765.487.[ 41]
6 Agustus – Stadion Gelora Bung Tomo dibuka.[ 42]
28 September – Tri Rismaharini menjadi Wali kota Surabaya.[ 43]
2012
Populasi di Kota Surabaya tercatat mencapai 3.110.187[ 44]
2018
13–14 Mei – Beberapa serangan bom bunuh diri di gereja dan kantor polisi menewaskan 28 orang (termasuk 13 pelaku) dan mencederai 57 orang.[ 45]
20 Desember – Presiden Joko Widodo meresmikan segmen terakhir Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya .[ 46]
Referensi
Kutipan
↑ Munoz, Paul Michel (2006). Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula (dalam bahasa Inggris). Continental Sales, Incorporated. hlm. 246. ISBN 9789814155670 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
1 2 Graf, Arndt; Huat, Chua Beng (2008). Port Cities in Asia and Europe (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 9781135784782 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ Ali, Ahmad Saiful (1994). EKSPANSI MATARAM TERHADAP SURABAYA ABAD KE 17 (Thesis) [ Mataram expansion against Surabaya in the 17th century ] (undergraduate). UIN Sunan Ampel Surabaya.
1 2 Ricklefs, Merle Calvin (1993). War, Culture and Economy in Java, 1677-1726: Asian and European Imperialism in the Early Kartasura Period (dalam bahasa Inggris). Asian Studies Association of Australia. hlm. 34– 40. ISBN 9781863733809 .
↑ Setiono, Benny G. (2008). Tionghoa Dalam Pusaran Politik . TransMedia. hlm. 147. ISBN 9789797990527 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ "Perjalanan Panjang PT. Pindad" . detikcom . 16 August 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-05-21. Diakses tanggal 6 March 2019 .
1 2 Siahaan, Daniel (15 September 2007). "Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria: Gereja Tertua di Surabaya" . Reformata . No. 67. Yayasan Pelayanan Media Antiokhia (YAPAMA). hlm. 30. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 7 March 2019 .
↑ Bosma, Ulbe; Raben, Remco (2008). Being "Dutch" in the Indies: A History of Creolisation and Empire, 1500-1920 (dalam bahasa Inggris). NUS Press. hlm. 205. ISBN 9789971693732 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ Prathivi, Niken (6 October 2013). "Trip to the past: The History of Indonesian Railways" . The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-17. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ Cars, Conduits, and Kampongs: The Modernization of the Indonesian City, 1920-1960 (dalam bahasa Inggris). BRILL. 2014. hlm. 258. ISBN 9789004280724 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
1 2 Wirayudha, Randy (29 September 2018). "Surabaya dan Sepakbolanya" . Historia . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-15. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ Budianta, Melani; Budiman, Manneke; Kusno, Abidin; Moriyama, Mikihiro (2017). Cultural Dynamics in a Globalized World: Proceedings of the Asia-Pacific Research in Social Sciences and Humanities, Depok, Indonesia, November 7-9, 2016: Topics in Arts and Humanities (dalam bahasa Inggris). CRC Press. ISBN 9781351846608 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ "The Study for Development of the Greater Surabaya Metropolitan Ports in the Republic of Indonesia" (PDF) . hlm. 3–18. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ Pols, Hans (2018). Nurturing Indonesia: Medicine and Decolonisation in the Dutch East Indies (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. ISBN 9781108614122 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ " "Bidan" di Kebun Binatang Surabaya" . Kompas.com . 9 January 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-01. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ "Doek valt voor Marineluchtvaartdienst" . www.maritiemnederland.com (dalam bahasa Belanda). 7 December 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-12. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ Ingleson, John (2014). Workers, Unions and Politics: Indonesia in the 1920s and 1930s (dalam bahasa Inggris). BRILL. hlm. 12. ISBN 9789004264762 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
1 2 Hackett, Bob. "Surabaya, Java Naval Base, Oil Fields and Refineries Under Imperial Japanese Navy Control" . combinedfleet.com . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-12. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ "Dutch East Indies Campaign, Java" . World War II Database. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-24. Diakses tanggal 7 March 2019 .
↑ "Liaison Report: Operation Transom" . Armoured Aircraft Carriers in World War II . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-23. Diakses tanggal 7 March 2019 .
1 2 Legêne, Susan (October 2014). "Mallaby's car: colonial subjects, imperial actors, and the representation of human suffering in postcolonial exhibitions" . Open Arts Journal (dalam bahasa Inggris) (3). doi :10.5456/issn.2050-3679/2014s16sl . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-14. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ "The untold story of the Surabaya battle of 1945" . The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). 12 November 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-12. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ "About Us" . Jawa Pos . Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-28. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ "About Universitas Airlangga" . QS Subject Focus. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-16. Diakses tanggal 7 March 2019 .
↑ "Fakta dan Sejarah" . ITS . Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-14. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ Anjani, Pipin Tri (7 March 2017). "Sejarah Bandara Juanda, Ternyata Dahulu Letaknya Ada di Krembangan Bukan di Waru" . Tribunnews.com . Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-08. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ "Tentang Unesa" . State University of Surabaya. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-28. Diakses tanggal 7 March 2019 .
↑ Aryono (23 October 2017). "Penumpasan PKI di Surabaya" . Historia. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ Buku kenang2an PON VII, 26 Agustus-6 September 1969 di Surabaja . Panitya Besar PON VII, Seksi Dokumentasi. 1972.[ pranala nonaktif permanen ]
1 2 3 Widodo, Dukut Imam (2002). Soerabaia tempo doeloe . Dinas Pariwisata, Kota Surabaya. hlm. 490. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ "Tunjungan Plaza Shopping Mall" . surabayatravel.com . 3 March 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-08. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ Wibowo, Andreas (2005). Private Participation in Transport: Case of Indonesia's Build, Operate, Transfer (BOT) Toll Roads (dalam bahasa Inggris). Univerlagtuberlin. hlm. 4. ISBN 9783798319790 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
1 2 Huat, Tan Chwee (2000). Financial Sourcebook For Southeast Asia And Hong Kong (dalam bahasa Inggris). World Scientific. hlm. 474. ISBN 9789814493543 . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ Sihombing, Martin (17 December 2014). Sihombing, Martin (ed.). "Tarif Tol Surabaya - Gresik Bakal Naik" . Bisnis.com . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 7 March 2019 .
↑ "PENDUDUK JAWA TIMUR HASIL SENSUS PENDUDUK TAHUN 2000" . Statistics Indonesia . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-30. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ Pedoman penyelenggaraan PON XV-2000, Jawa Timur, tanggal 19-30 Juni 2000, [ Surabaya] . 2000. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ "Masjid Nasional Al Akbar" . duniamasjid.com . Diarsipkan dari asli tanggal 1 January 2013.
↑ "Wali Kota Surabaya Sunarto Dipecat" . Liputan6.com . 16 January 2002. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-08. Diakses tanggal 7 March 2019 .
↑ "KPUD Tetapkan Bambang Wali Kota Surabaya" . Tempo.co . 7 July 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ "Feature: Suramadu Bridge showcases mutually beneficial cooperation between China, Indonesia" . Xinhua . 6 May 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-01-09. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ "Banyaknya Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Kota Surabaya Hasil Sensus Penduduk 2010" . Statistics Indonesia . Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-08. Diakses tanggal 2019-09-15 .
↑ Pratiwi, Dewi (11 December 2018). "Stadion Gelora Bung Tomo Akan Dipercantik" . Tribunnews.com . Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-12. Diakses tanggal 7 March 2019 .
↑ Soebijoto, Hertanto, ed. (28 September 2010). "Hari Ini Risma dan Bambang Dilantik" . Kompas.com . Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-08. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ surabaya.go.id, Pemerintah Kota Surabaya. "Demografi Kota Surabaya" . www.surabaya.go.id . Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-01. Diakses tanggal 2019-04-01 .
↑ Sarwanto, Abi (14 May 2018). "Korban Tewas Teror Bom Surabaya 28 Orang, 57 Luka" . CNN Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-20. Diakses tanggal 6 March 2019 .
↑ Ravel, Stanly (20 December 2018). Ferdian, Azwar (ed.). "Hari Ini, Jalan Tol Jakarta-Surabaya Akhirnya Tersambung" . Kompas.com . Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-05. Diakses tanggal 6 March 2019 .