Vaterländische Front berhubungan erat dengan para pemuka agama Katolik di Austria. Partai ini menyatukan Partai Sosial Kristen Dollfuss, Landbund yang agrarian dan paramiliter sayap kanan Heimwehren. Ketiganya merupakan organisasi yang menentang sosialisme, kapitalismepasar bebas dan demokrasi liberal. Partai ini menjadi partai tunggal dalam rezim otoriter dan korporatisNegara Federal Austria, yang dikenal dengan istilah Ständestaat ("negara korporat") dalam bahasa Jerman. Menurut partai ini, bentuk pemerintahan dan masyarakat ini menerapkan ajaran sosialPaus Pius XI yang dituangkan ke dalam ensiklikQuadragesimo anno pada tahun 1931.[5][6] Partai ini melarang dan menindas semua musuh politiknya, termasuk kelompok komunis, demokrat sosial (yang sempat berupaya melawan dalam Perang Saudara Austria pada Februari 1934, dan juga kelompok Nazi Austria yang ingin menyatukan Austria dengan Jerman Nazi.[7] Kanselir Dollfuss dibunuh oleh kelompok Nazi pada Juli 1934. Jabatannya sebagai pemimpin VF dan Kanselir Austria digantikan oleh Kurt Schuschnigg yang berkuasa hingga Nazi berhasil memaksanya untuk mundur pada 11 Maret 1938. Austria kemudian dicaplok oleh Nazi pada hari berikutnya.
VF memiliki organisasi budaya yang rekreasional yang disebut "Kehidupan Baru" (Neues Leben), mirip dengan organisasi Kekuatan Melalui Kebahagiaan di Jerman.[8]
Peran VF dalam sejarah Austria telah diperdebatkan dalam historiografi Austria setelah perang. Walaupun sejarawan sayap kiri menganggap VF sebagai pendukung fasisme versi Austria dan Katolik dan bertanggung jawab atas kegagalan demokrasi di Austria, penulis konservatif menekankan peran VF dalam mempertahankan kemerdekaan Austria dan perlawanannya terhadap Nazisme.[9]