Biografi
Imamat
Saat di Regensburg, Uskup John Timon dari Keuskupan Buffalo merekrut Krautbauer untuk berimigrasi ke Amerika Serikat. Ia ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Buffalo pada 16 Juli 1850, oleh Valentin von Riedel, uskup Regensburg.[2]
Berkeliling dengan kelak Uskup Rupert Seidenbusch, Krautbauer datang ke Amerika Serikat pada Oktober 1850.[3][1] Setelah mula-mula sempat menjabat sebagai asisten pastor di Katedral Santo Yosef, Buffalo, Krautbauer pada 1851 diangkat menjadi pastor Paroki Santo Petrus di Rochester, New York. Paroki Santo Petrus melayani komunitas Katolik Jerman lokal, yang lama berjuang melawan Kautbauer dan kepemimpinan Gereja untuk mengendalikan paroki tersebut.[3][4]
Selain tugas pastoralnya di Paroki Santo Petrus, Krautbauer diangkat menjadi vikaris jenderal keuskupan pada 1858.[5] Ia kemudian pindah ke Milwaukee untuk menjadi kapelan Kesusteran Sekolah Notre Dame, menjabat di sana dari 1859 sampai 1875.[3]
Uskup Green Bay
Pada 12 Februari 1875, Krautbauer diangkat oleh Paus Pius IX untuk menggantikan Joseph Melcher sebagai uskup Keuskupan Green Bay.[2] Ia menerima penahbisan episkopal pada 29 Juni 1875, dari Uskup Agung John Henni, dengan Uskup Michael Heiss dan Thomas Grace bertugas sebagai ko-konsekrator, di Katedral Santo Yohanes Penginjil, Milwaukee.[2]
Krautbauer mengalami periode pertumbuhan untuk keuskupan tersebut. Selama sepuluh tahun di Green Bay, jumlah umat Katolik di keuskupan tersebut meningkat dari 60.000 menjadi 70.000, gereja dari 92 menjadi 126, dan imam dari 63 menjadi 96.[1][3] Setahun sebelum kematiannya, terdapat juga 44 sekolah parokial dengan lebih dari 5.000 murid.[3] Ia menaungi perencanaan dan pembangunan Katedral Santo Fransiskus Xaverius (dimodelkan berdasarkan pada Ludwigskirche di Munich), meletakkan batu pertama pada 1876 dan menahbiskannya pada 1881.
Francis Krautbauer meninggal di Green Bay pada 17 Desember 1885, dalam usia 61 tahun.[5] Ia dikebumikan di bawah lantai Katedral Santo Fransiskus Xaverius.[6]