Film jenis dokumenter ini mengisahkan tentang kehidupan dan ajaran Paus Fransiskus. Film ini berisi berbagai banyak wawancara dengan Paus Fransiskus dan sejumlah anggota keluarganya, beserta Emeritus (Em.) Paus Benediktus XVI dan orang-orang di sekitarnya). Berdurasi selama 1 jam 56 menit, film Francesco membahas hal-hal terkait dengan isu-isu keagamaan dan peran Gereja Katolik dalam memperjuangkan hak-hak mereka yang terpinggirkan dan tertindas akibat ketidakadilan, seperti KomunitasPendudukSuku Rohingya yang terusir dan pindah mengungsi ke Myanmar (yang anggotanya sempat dijumpai oleh Paus Fransiskus di Bangladesh pada tahun 2017). Selanjutnya juga ada 12 PengungsiUmat Muslim yang dibawa oleh Paus Fransiskus ke Italia pada akhir kunjungannya ke sebuah kamp pengungsi yang terletak di Pulau Lesbos, Yunani pada tahun 2016. Serta salah satu seorang korban pelecehan pendeta yang awalnya membuat Paus Fransiskus marah selama kunjungannya ke Chile pada tahun 2018.
Dari rangkaian peristiwa yang telah terjadi, Paus Fransiskus menegaskan atas keyakinannya bahwa semua orang mampu membuat perbedaan.
Di dalam film itu, Evgeny Afineevsky menyoroti tantangan zaman manusia, urgensi yang perlu dijawab, dan misi Gereja Katolik dalam memandang orang-orang yang menderita ketidakadilan.
Film ini ditayangkan perdana pada hari Rabu, 21 Oktober 2020 di Bagian Acara Khusus, Festival Film Roma.
Film dokumenterFrancesco yang disutradarai oleh Evgeny Afineevsky didedikasikan untuk Paus Fransiskus akan disiarkan secara global mulai hari Minggu, 28 Maret 2021. Film Francesco yang disutradarai oleh Sutradara Nominasi Oscar, Evgeny Afineevsky, akan mulai secara live streaming ke seluruh dunia pada hari Minggu, 28 Maret 2021 di saluran Discovery+.[7]