Formasi Medusae Fossae adalah formasi geologi berukuran besar di Mars yang diduga berasal dari aktivitas vulkanik.[1] Nama formasi ini merujuk pada tokoh Medusa dalam mitologi Yunani, sementara fossae dalam bahasa Latin berarti parit. Formasi ini terdiri atas endapan lunak yang mudah erosi dengan bentuk memanjang secara putus-putus lebih dari 5.000 km di sepanjang ekuator Mars. Sebaran wilayahnya membentang dari selatan Olympus Mons hingga Apollinaris Patera, dengan satu bagian lebih kecil yang terletak dekat Kawah Gale.[2]
Formasi Medusae Fossae merupakan bagian dari wilayah yang disebut stealth terrain, yaitu area yang menghasilkan pantulan radar sangat lemah sehingga tampak tidak terlihat oleh sinyal radar. Wilayah ini diperkirakan tertutup oleh selubung tebal material halus yang tidak terkonsolidasi, kemungkinan berupa abu atau debu vulkanik.[3]
Luas total formasi ini setara dengan sekitar 20% dari luas daratan Amerika Serikat.[4] Formasi ini terbagi menjadi tiga subunit (anggota) yang seluruhnya tergolong berumur Amazonian, yaitu era termuda dalam sejarah geologi Mars.[5] Medusae Fossae terletak di perbatasan dataran tinggidan dataran rendah di dekat wilayah vulkanik Tharsis dan Elysium, serta mencakup lima kuadran yaitu Amazonis, Tharsis, Memnonia, Elysium, dan Aeolis.
Asal
Asal-usul formasi ini belum diketahui secara pasti, meskipun sejumlah hipotesis telah dikemukakan. Pada 2020 tim peneliti yang dipimpin Peter Mouginis-Mark mengusulkan bahwa formasi ini dapat terbentuk dari rakit pumis yang berasal dari gunung berapi Olympus Mons.[6] Pada 2012, kelompok peneliti yang dipimpin Laura Kerber mengemukakan bahwa formasi tersebut mungkin terbentuk dari abu yang berasal dari Apollinaris Mons, Arsia Mons, dan kemungkinan Pavonis Mons.[7]
Data dari instrumen Neutron Spectrometer pada wahanaMars Odyssey menunjukkan keberadaan air pada lobus barat formasi, menunjukkan adanya kandungan es air dalam jumlah besar. Pada masa-masa dengan obliquitas tinggi, es air diperkirakan stabil di permukaan.[8] Analisis ulang data radar MARSIS pada wahana Mars Express oleh Watters memberikan indikasi adanya simpanan air bawah permukaan yang luas, dengan ketebalan mencapai sekitar 3,7 km dan tertutup endapan debu setebal ratusan meter.[9]
Penggabungan beberapa model gravitasi Mars dengan data topografi MOLA menghasilkan estimasi densitas endapan sebesar 1,765 ± 0,105 g/cm³, mendekati nilai densitas ignimbrit di Bumi. Estimasi tersebut tidak mendukung keberadaan es dalam jumlah signifikan pada komposisi massal formasi. Bersama temuan kandungan sulfur dan klorin yang tinggi, nilai tersebut konsisten dengan interpretasi bahwa formasi ini merupakan hasil proses vulkanisme eksplosif. Volume total endapan diperkirakan mencapai 1,4 juta km³ dan kemungkinan terbentuk melalui episode erupsi berulang selama interval sekitar 500 juta tahun.[10]