Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Feniramin di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Feniramin adalah suatu antihistamin yang memiliki sifat antikolinergis yang digunakan untuk pengobatan alergi seperti hay fever atau urtikaria. Feniramine mempunyai efek sedasi yang relatif kuat, dan terkadang digunakan sebagai obat tidur seperti antihistamin lain seperti difenhidramin. Feniramine juga umum ditemui pada produk tetes mata yang digunakan untuk pengobatan allergic conjunctivitis.
Feniramin dipatenkan pada tahun 1948.[1] Feniramin biasanya dipasarkan dalam produk kombinasi dengan obat lain, meski ada juga produk yang hanya berisi zat aktif feniramin.
Efek samping
Feniramin bisa menyebabkan kantuk atau bradikardia, sedangkan penggunaan berlebih bisa menyebabkan gangguan tidur.[butuh rujukan]
Overdosis feniramin bisa menyebabkan sawan, terutama jika dikonsumsi bersamaan dengan alkohol.[butuh rujukan]
Orang yang menggunakan kortisol dalam jangka waktu yang panjang sebaiknya menghindari penggunaan feniramin karena bisa mengurangi kadar adrenalin (epinefrin) yang bisa menyebabkan kehilangan kesadaran.[butuh rujukan]
Feniramin adalah senyawa yang bersifat delirian (halusinogen) pada dosis yang berbahaya. Konsumsi korisidin untuk tujuan rekreasi berbahaya karena mengandung dekstrometorfan dan klorfenamin yang memberikan efek disosiatif (halusinogenik).[butuh rujukan]
Feniramin mengandung suatu stereocenter dan mempunyai dua enantiomer. Senyawa yang digunakan sebagai obat adalah suatu rasemat, suatu campuran dalam jumlah seimbang antara bentuk (R)- dan (S)-.[2]
↑Fischer, Jnos; Ganellin, C. Robin (2006). Analogue-based Drug Discovery (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm.546. ISBN9783527607495. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-14. Diakses tanggal 2020-06-08.;
↑von Bruchhausen F, Dannhardt G, Ebel S, Frahm AW, Hackenthal E, Holzgrabe U (2014). Hagers Handbuch der Pharmazeutischen Praxis. Vol.Band 9: Stoffe P-Z (Edisi 5th). Berlin: Springer Verlag. hlm.121. ISBN978-3-642-63389-8.