Deksklorfeniramin merupakan antihistamin, atau antagonis reseptor histamin H1. Sebuah penelitian menemukan bahwa dexchlorpheniramine memiliki nilai Ki 20 hingga 30 μM untuk reseptor asetilkolin muskarinik yang menggunakan jaringan otak tikus.[4]
↑Ortíz San Román L, Sanavia Morán E, Campos Domínguez M, Peinador García MM (December 2013). "[Anticholinergic syndrome due to dexchlorpheniramine as a cause of urinary retention]". Anales de Pediatria. 79 (6): 400–401. doi:10.1016/j.anpedi.2013.02.014. PMID23680058.