Farid dan Pemerintah Daerah Bintan membangun akses jalan ke Kawasan Wisata Mangrove di Desa Sebong Lagoi, Bintan dengan anggaran 10 miliar pada Mei 2024 dengan membuat drainase dan pengaspalan agar kawasan wisata berbasis mangrove di Kabupaten Bintan terawat dengan baik sebagai cagar budaya dan warisan dunia yang secara tidak langsung menarik wisatawan domestik dan wisatawan luar negeri berkunjung ke kawasan mangrove kemudian memajukan perekonomian masyarakat di sekitar yang merupakan pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang jalan Desa Sebong Lagoi. [6][7][8]
Investasi di Bintan
Farid juga mencatat investasi senilai Rp 1 triliun lebih dari 37 perusahaan yang terdiri dari 10 (Penanam Modal Dalam Negeri) dan 27 (Penanam Modal Asing) yang nilainya setara dengan APBD Kabupaten Bintan. Masuknya investasi ini secara langsung membuka lapangan pekerjaan dan memajukan serta mensejahterakan masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Bintan. [9]
Penghargaan
Farid mendapatkan penghargaan untuk kategori Outstanding Initiatives In Culture and Leisure Tourism dari Road to CBNC Award 2023 sebagai Best Goverment Leader atas keberhasilan mengembangkan investasi di Kawasan Bintan. [10]