Mohd Faizal Hussein (lahir 31 Mei 1967) adalah aktor Malaysia.[2][3] Ia dikenal lewat film arahan ayahnya, Hussein Abu Hassan, Gila-Gila Remaja sebagai Roy. Ibunya adalah Mahyon Ismail.[4] Selain itu, ia juga merupakan sepupu dari Rosyam Nor. Ia populer dengan sebutan “Roy” lewat film yang pernah ia bintangi.[5]
Lahir dan dibesarkan di distrik Gombak, di daerah Lembah Kelang, Selangor (walaupun kampung halamannya berada di Alor Gajah, Melaka, dari pihak ayahnya dan juga distrik Tanjung Karang, Kuala Selangor di bagian utara Selangor, dari pihak ibunya) , semua anggota keluarganya berkarier di bidang seni.
Faizal memainkan peran kecil pada usia 5 tahun dalam film Darah Panglima (1972) yang disutradarai oleh S. Kadarisman, disusul oleh Penyamun Si Bongkok (1973) yang disutradarai oleh M. Amin . Film-filmnya yang terkenal antara lain Crazy Teens (1986), Deadly Shadows and Wolf Lenses (1991), MX3 (2003), Screaming Vampires (2005) dan Bunohan (2012). Pada Mei 2019, Harian Metro menobatkannya sebagai salah satu dari 10 aktor senior Malaysia terlaris sepanjang masa.[6]
Kehidupan awal
Faizal lahir pada tanggal 31 Mei 1967 di Gombak, Selangor dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Orang tuanya adalah pasangan aktor veteran tahun 60-an, almarhum Hussein Abu Hassan (1937–2007) dan almarhumah Mahyon Ismail (1942–2011).[7] Faizal memiliki dua kakak perempuan, yaitu Dilla (lahir 1963) dan Fairuz (lahir 1965). Sepupunya adalah Rosyam Nor, juga aktif di dunia akting. Ia lulus dengan Sijil Pelajaran Malaysia (SPM).
Karier
Faizal melakukan debut film pertamanya melalui Darah Panglima pada tahun 1972.
Mulai berakting di atas panggung sejak tahun 1982 melalui film Senja Merah, ia melejit setelah membintangi Gila-Gila Remaja pada tahun 1986 sebagai Azroy.[8] Disutradarai oleh ayahnya, mendiang Hussein Abu Hassan, hal itu berdampak besar bagi Faizal untuk membuktikan darah seni yang diwariskan.
Pada tahun 1991, Faizal berakting dalam dua film yaitu Kanta Serigala , berperan sebagai Zarul, seorang pemuda yang ingin membalas kematian adiknya yang diperankan oleh Melissa Saila dengan menculik seorang penyanyi rock wanita yang diperankan oleh Didie Alias, juga dibintanginya. sepupu, Rosyam Nor; dan Bayangan Mematikan, memainkan peran Eddie.
Setelah itu ia sering mendapat banyak perhatian dan membintangi beberapa film yang menampilkan dirinya sebagai protagonis. Setelah hampir 3 tahun tidak tampil di film, akhirnya ia mendapat tawaran untuk berperan sebagai tokoh antagonis melalui Letnan Adnan. Usahanya berhasil, dan memunculkan berbagai karakter kulit hitam yang ia perankan dalam film, bahkan drama.
Faizal tampil bersama Saiful Apek dan Zul Yahya dalam film laga komedi investigatif MX3 garapan Yusof Kelana yang dirilis pada 25 November 2003.[9]
Ia memainkan peran utama dalam film Abuya yang disutradarai oleh Imran Haji Ismail. Dirilis pada 10 November 2011, menceritakan kisah Abuya yang memimpin sekelompok ajaran sesat.[10] Di tahun yang sama, ia berakting dalam drama Pak Su Man di TV AlHijrah , drama ini juga dibintangi oleh Ezany Nizariff, Yatt Hamzah , Fazren Rafi dan Ieka Zulkifli.[11]
Pada 17 Januari 2015, Faizal menjadi pemeran utama bersama Sari Yanti dalam FTV Penjara Seorang Isteri yang berkisah tentang pernikahan Salmah dan Zaid yang berlangsung atas dasar saling mencintai dan pernikahan mereka dikaruniai dua orang anak. Dalam FTV yang diangkat dari kisah nyata ini, Faizal berhasil berperan sebagai Zaid.
Bekerja di bawah arahan Pekin Ibrahim, Faizal sukses memerankan Pit dalam film Mat Moto yang ditayangkan pada 14 Januari 2016.[15] Ia melanjutkan kerjasamanya dengan Pekin dalam film aksi otomotif KL Wangan dengan berperan sebagai Yudi . Diakuinya karakter Yudi adalah sesuatu yang diinginkannya saat proses pra produksi film ini dilakukan. Ini kali ketiga dia dan Pekin bekerja sama setelah Bunohan dan Mat Moto.[16]
Pada tahun 2018, Faizal berakting dalam film Dukun arahan Dain Iskandar Said yang terinspirasi dari kasus Mona Fandey, film ini dirilis pada 5 April 2018 setelah satu dekade diblokir dari pemutaran. Ia bersama para pemain ansambel membintangi FTV The Hantus yang disutradarai bersama oleh Nabil Ahmad dan Helmi Yusof, di mana ia berperan sebagai Pengemudi Volkswagen Kuning.[17]
Dia memainkan peran penting dalam serial televisi Inggris-Amerika, Strike Back, yang difilmkan seluruhnya di Malaysia . Ia berperan sebagai teroris Indonesia yang berencana mengebom sebuah pusat perbelanjaan.[18]
Faizal bersama Nabila Huda menjadi pemeran utama dalam film horor thriller M4M4 yang disutradarai oleh Eyra Rahman.[19] Film ini juga dibintangi oleh aktris baru, Bella Dowanna. Syuting berlangsung pada Desember 2018, film ini dirilis pada 6 Februari 2020.
Kehidupan pribadi
Ia memiliki seorang istri, Suhaila Sulaiman yang juga seorang aktris pada masanya.[20] Selain itu, ia diberkati dengan dua anak Fazryn dan Fazrick. Darah seninya juga didapat dari kedua orang tuanya yang juga aktor hingga menceritakan kisahnya ia menerbitkan buku 'Limelight' yang menceritakan suka duka hidupnya sepanjang kariernya sebagai seniman. Untuk pertama kalinya ia juga menjadi juri konser Gegar Vaganza 2.