Asociația Fotbal Club UTA Arad, yang umum dikenal sebagai UTA Arad atau cukup disebut UTA (singkatan dari Uzina Textilă Arad; secara harfiah berarti 'Pabrik Tekstil Arad'), adalah klub sepak bola profesional Rumania yang berbasis di kota Arad, Provinsi Arad, dan berkompetisi di Liga I, kasta tertinggi dalam sepak bola Rumania.
Tim ini didirikan pada tahun 1945 dengan nama IT Arad, dan telah meraih enam gelar juara nasional serta dua Piala Rumania. Di tingkat domestik, UTA termasuk salah satu klub Rumania tersukses pada abad ke-20, berbagi rekor dengan Chinezul Timișoara sebagai klub non-Bukares dengan jumlah gelar juara terbanyak. Karena itu, klub ini dijuluki Campioana Provinciei (“Juara Provinsi”). Rekor tersebut bertahan hingga akhir musim 2020–21, ketika CFR Cluj memenangkan trofi Liga I ketujuhnya.
Penurunan prestasi UTA Arad dimulai saat klub terdegradasi ke divisi dua pada tahun 1979, setelah itu mereka jarang tampil di kasta tertinggi hingga akhirnya dibubarkan pada tahun 2014. Namun, klub ini kemudian berhasil bangkit dari Liga IV dan kembali promosi ke Liga I pada tahun 2020.
Tim ini mengenakan warna merah dan putih serta bermain di Stadion Francisc von Neuman. UTA memiliki rivalitas lama dengan tetangganya, SSU Politehnica Timișoara, dan kedua klub tersebut saling berhadapan dalam laga yang dikenal sebagai Derbi Barat (West derby).[catatan 1]
Sejarah
ITA Arad didirikan pada 18 April 1945 oleh Francisc von Neuman, pemilik Întreprinderea de Textile Arad ('Perusahaan Tekstil Arad'). Klub ini mengenakan warna merah putih yang terinspirasi dari klub Inggris, Arsenal, klub favorit Neuman.[1] ITA segera menunjukkan dominasinya dengan menjuarai liga nasional pada musim debutnya 1946–47 dan kembali pada musim 1947–48, sekaligus meraih gelar Piala Rumania. Dalam periode ini, pemain seperti Ladislau Bonyhádi dan József Pecsovszky menjadi bintang utama klub.[2]
Pada awal 1950-an, klub berganti nama menjadi Flamura Roșie dan kembali meraih gelar juara liga serta tampil di final Piala Rumania. Meskipun sempat mengalami penurunan performa pada pertengahan dekade, ITA tetap menjadi kekuatan penting di sepak bola Rumania, meraih empat gelar liga hingga tahun 1954. Namun, setelah kepergian pemain legendaris Pecsovszky, prestasi tim mulai menurun, meski masih sempat menempati posisi tiga besar dan kembali menjuarai piala domestik pada 1953.[2]
Era keemasan UTA di kompetisi Eropa datang pada awal 1970-an, ketika klub menyingkirkan juara bertahan Feyenoord di Piala Champions Eropa[3] dan mencapai perempat final Piala UEFA 1971–72 sebelum dikalahkan Tottenham Hotspur.[4] Setelah itu, performa klub menurun, dan pada musim 1978–79 mereka terdegradasi ke Divizia B. Meskipun sempat promosi kembali pada 1980–81, UTA sulit mempertahankan posisinya dan bolak-balik antara divisi satu dan dua hingga akhir 1990-an.
Pergantian Nama
Nama
Periode
ITA Arad
1945–1949
Flamura Roșie Arad
1950–1957
UTA Arad
1958–2014
UTA Bătrâna Doamnă Arad
2014–2017
UTA Arad
2017–sekarang
Memasuki abad ke-21, UTA mengalami masa sulit secara finansial dan sempat dibubarkan pada 2014.[5] Namun, sekelompok pendukung dan mantan pemain mendirikan kembali klub dengan nama UTA Bătrâna Doamnă, yang kemudian meraih promosi beruntun dari Liga IV hingga kembali ke Liga I pada 2020.
Pada 2017, Federasi Sepak Bola Rumania mengumumkan bahwa UTA Bătrâna Doamnă telah berganti nama menjadi FC UTA Arad, dan diakui sebagai penerus resmi klub tersebut.[6]
Stadion
UTA Arad memainkan pertandingan kandangnya di Stadion Francisc von Neuman. Stadion ini berstatus Kategori 4 UEFA, yang berarti memenuhi syarat untuk menjadi tuan rumah semifinal Liga Eropa UEFA serta pertandingan babak grup Liga Champions UEFA.
Pertandingan pertama yang digelar di stadion ini adalah pertandingan Liga I antara UTA Arad dan Voluntari, yang berakhir dengan skor imbang tanpa gol.[7] Karena pandemi COVID-19, pertandingan tersebut berlangsung tanpa penonton.
Pertandingan pertama dengan kehadiran penonton adalah final Piala Rumania Wanita 2021 antara U Olimpia Cluj dan Heniu Prundu Bârgăului,[8][9] yang dimenangkan oleh tim Cluj dengan skor 1–0 melalui perpanjangan waktu.
Pertandingan internasional pertama yang dimainkan di stadion ini adalah pertandingan persahabatan antara UTA Arad dan Kolubara Lazarevac, yang juga berakhir imbang tanpa gol.[10]
↑FC Politehnica Timișoara yang asli dibubarkan pada tahun 2012. Setelah itu, SSU Politehnica Timișoara dan ACS Poli Timișoara dibentuk, tetapi ACS Poli Timișoara juga dibubarkan pada tahun 2021. Bagaimanapun, SSU mewarisi basis penggemar dan memegang merek asli.