ENSIKLOPEDIA Cari Tekan Enter untuk memulai pencarian cepat. Kembali ke Ensiklopedia Arsip Wikipedia Indonesia Etika konservasi Etika konservasiEtika Konservasi adalah tata cara pengaturan, pengelolaan, pelestarian, penggunaan konservasi dengan memperhatikan aturan dan norma yang berlaku yang lahir dari analisis argumen dan hasil pemikiran kritis.[1] Etika Konservasi dapat diartikan sebagai etika dalam menggunakan sumberdaya, ketersediaan, pendayagunaan, dan perlindungan.[2] Berlakunya Etika konservasi diperlukan setiap individu agar dapat menghargai, mengembangkan dan menjaga sumber daya alam di sekitar.[3] Tujuan Etika Konservasi Menjaga keadaan dunia secara alamiah baik hutan, laut dan ikan, tempat hidup organisme, dan keanekaragaman makhluk hidup. Konservasi energi dalam upaya melindungi kehidupan secara alamiah. Menjaga kelestarian ekoregion daratan dan upaya pemberhentian kerusakan hutan. Etika Konservasi terdapat 4R dalam upaya melindungi sumberdaya yaitu Reduce, Recycle, Reuse dan Rethink. Etika sosial sangat berhubungan dengan pembangunan berkelanjutan, moral, pengadaan energi terbarukan, pencegahan kerusakan sumber daya yang terbatas serta mempertahankan nilai budaya dan kearifan lokal suatu tempat.[2] Referensi ↑ "About Conservation Ethics – Earthwise Aware" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-03-29. 1 2 "Conservation ethic". ScienceDaily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-29. ↑ "Dibutuhkan Etika dalam Menjaga Konservasi". Universitas Gadjah Mada. 2014. Diakses tanggal 30 April 2020.