Kelelawar utara berwarna coklat gelap atau hitam dengan sentuhan keemasan pada ujung rambut di bagian kepala dan punggung. Hidung, telinga, ekor, dan sayapnya berwarna hitam atau coklat kehitaman. Bulu pada bagian ventral berwarna coklat kekuningan. Telinganya pendek dan membulat. Panjang tubuhnya 54–64 mm dengan rentang sayap 240–280 mm, dan beratnya 8–16 g bergantung musim.[1]
Sebaran
Kelelawar utara tersebar luas di seluruh Eurasia dan merupakan kelelawar yang paling umum di wilayah utara benua tersebut. Spesies ini ditemukan dari Skandinavia utara melampaui Lingkar Arktik hingga Italia utara, dan dari Inggris timur hingga Jepang utara.[2] Kelelawar ini menyukai kawasan hutan dataran tinggi pada ketinggian 200–2.000 meter.[3]
Perilaku
Koloni kelelawar utara telah bergerak sejauh 450 km dalam kurun beberapa tahun.[2] Spesies ini berkembang biak pada akhir musim gugur, dan betina menyimpan sperma jantan selama musim dingin. Hibernasi dimulai pada November hingga Desember dan berlangsung sampai April. Betina menjadi bunting pada musim semi dan melahirkan 50–60 hari kemudian. Pada musim panas, pejantan hidup menyendiri. Betina membentuk koloni beranggotakan 10–80 individu dewasa pada awal musim panas, yang kemudian bubar pada Agustus ketika anak-anak kelelawar sudah mampu terbang. Koloni musim dingin sering ditemukan di rumah-rumah serta habitat bawah tanah alami maupun buatan.[1]
Berburu
Kelelawar utara bersifat nokturnal dan terbang cepat, beradaptasi untuk berburu serangga yang terbang di udara dengan menggunakan ekolokasi.[2] Contohnya, kelelawar utara sering memburu ngengat hantu ketika ngengat tersebut melayang di atas tanah untuk menarik pasangan. Di wilayah lintang tinggi, betina kelelawar utara terbang pada siang hari karena malam yang sangat pendek, tetapi puncak aktivitas mencari makan tetap terjadi setelah senja dan kadang sebelum fajar. Betina memilih wilayah mencari makan yang kecil di mana sumber makanan melimpah, dan terkadang wilayah yang sama digunakan oleh individu yang sama selama bertahun-tahun.[1]
↑Hanak, V. & Gaisler, J. (1971). "The status of Eptesicus ogveni bobrinskii, 1918 and remarks on some other species of this genus (Mammalia: Chiroptera)". Vestnik Ceskoslovenske Spolecnosti Zoologicke. 35: 11–24.