El sering digambarkan sebagai bapak para dewa dan pencipta umat manusia. El memiliki banyak epitet, termasuk "El Banteng," "El Sang Raja," dan "Bapak Umat Manusia," yang mencerminkan otoritas, kebijaksanaan, dan peran kebapakannya. Seiring waktu, dalam agama Israel, Yahweh menyerap banyak karakteristik El, yang secara bertahap menggabungkan identitas mereka melalui sebuah proses yang oleh para ahli seperti Francesca Stavrakopoulou disebut sebagai "reduksi panteon".
Dalam mitologi Ugarit dan Levant, El memimpin dewan para dewa dan menjadi ayah dari dewa-dewa utama seperti Baal, Yam, dan Mot. Ia digambarkan sebagai sosok yang bijaksana dan berwibawa layaknya raja, namun terkadang rentan, melengkapi peran Baal sebagai pejuang pemelihara. Teks-teks arkeologi menunjukkan hubungan El dengan keabadian, penciptaan, dan otoritas ilahi, sering kali dengan permaisuri yang mirip dengan Asherah. Sumber-sumber yang lebih baru, termasuk tulisan-tulisan Fenisia dan Helenistik, terkadang menyamakan El dengan dewa-dewa lain seperti Kronos atau Poseidon.
↑/ɛl/EL; juga 'Il, Ugaritic: 𐎛𐎍code: uga is deprecated ʾīlu; Phoenician: 𐤀𐤋code: phn is deprecated ʾīl;[7]Ibrani: אֵלcode: he is deprecated ʾēl; Syriac: ܐܺܝܠcode: syr is deprecated ʾīyl; Arab: إلcode: ar is deprecated ʾil atau إلهcode: ar is deprecated ʾilāh[butuh klarifikasi]; kognat dengan Akkadia: 𒀭code: akk is deprecated ilu
↑Negbi, Ora (1976). Canaanite Gods in Metal: An Archaeological Study of Ancient Syro-Palestinian Figurines. Tel Aviv University, Institute of Archaeology. hlm.48, 115.
Heiser, Michael S. (6 June 2008). "DIVINE COUNCIL". Dalam Longman, Tremper III; Enns, Peter (ed.). Dictionary of the Old Testament: Wisdom, Poetry & Writings: A Compendium of Contemporary Biblical Scholarship (dalam bahasa Inggris). InterVarsity Press. hlm.113. ISBN978-0-8308-1783-2.
Hartman, Louis F.; Di Lella, Ander A. (2005). The Book of Daniel. Anchor Bible Commentary (YUP) Series (dalam bahasa Inggris). Yale University Press. hlm.273. ISBN978-0-300-13968-6.