Karier klub
Awal karier
Vikri berasal dari keluarga pesepakbola. Ayahnya melatih di SSB Tasbi, sebuah sekolah sepak bola di Medan tempat ia mulai bermain, sementara kakak laki-lakinya Yusrizal Muzakki telah bermain untuk tim di liga yang lebih rendah di Indonesia. Di SSB Tasbi, ia mengikuti Grassroots Indonesian U-12 Tournament 2012. Bakat mentahnya diperhatikan oleh para pencari bakat nasional Indonesia. Pada waktu itu, ia membantu timnya menjadi juara turnamen di turnamen tersebut dan juga menjadi pencetak gol terbanyak. Setelah menyelesaikan sekolah dasar, ia pergi ke Sekolah Khusus Olahraga, sekolah menengah negeri untuk atlet berbakat di daerah Ragunan, Jakarta Selatan atau lebih dikenal dengan nama SKO Ragunan. Pada tahun 2016, ia menjadi bagian dari tim muda Indonesia yang menjadi juara di ajang Gothia Cup di Swedia. Ia memenangkan penghargaan pemain terbaik dari turnamen Piala Gothia 2016 setelah mengantongi total 28 gol di sepanjang turnamen.[3]
Bakatnya semakin menarik perhatian media internasional ketika ia bermain untuk Indonesia U-19, tim yang mewakili Asia di ajang ternama Festival International Espoirs - Tournoi Maurice Revello atau lebih dikenal sebagai Turnamen Toulon untuk tim junior dari 29 Mei hingga 10 Juni 2017. Saat Indonesia U-19 menelan kekalahan dari seluruh pertandingan grupnya, ia berhasil memenangkan "Jouer Revelation Trophée" yang bergengsi karena menjadi pemain pelarian di turnamen, penghargaan yang sebelumnya dimenangkan oleh pesepakbola yang kemudian menjadi bintang dunia, termasuk Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.[3][4]
Pada bulan September 2017, Maulana Vikri menjadi pencetak gol terbanyak di Kejuaraan Sepak Bola U-19 AFF 2017 dengan delapan gol untuk tim Indonesia U-19.[5]
Lechia Gdańsk
Pada 11 Maret 2018, Vikri secara resmi bergabung dengan Lechia Gdańsk dengan kontrak tiga tahun, ia bergabung dengan tim tersebut tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-18.[10] Ia diberi nomor punggung 10, yang memicu sensasi di Polandia dan Indonesia.[11] Ia melakukan debut di tim utama pada 22 Desember 2018 sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Gornik Zabrze.[12] Ia bermain di final Piala Super Polandia 2019 melawan Piast Gliwice, ia masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan yang dimenangkan Lechia dengan skor 3-1.[13] Pada 30 Juni 2021, kontrak tiga tahun ia resmi berakhir dan pihak klub memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya.[14]
FK Senica
Pada 30 Agustus 2021, Vikri menyelesaikan kepindahannya ke klub Slovakia Senica dengan durasi kontrak enam bulan, dengan opsi untuk memperpanjang lebih lanjut selama satu setengah tahun.[15] Ia melakukan debutnya pada 12 September 2021 di Štadión FK Senica, masuk pada menit ke-59, ia memberikan assist dalam kemenangan 1-0 dalam pertandingan Liga Super Slovalia melawan Pohroni.[16] Ia bermain sebagai starter untuk pertama kalinya pada 22 September 2021, dalam pertandingan Piala Slovakia melawan TJ Nafta Gbely, saat itu Senica menang 3-0, dengan ia membantu untuk menciptakan gol pertama.[17] Ia mencetak gol pertamanya pada 27 November dalam pertandingan liga melawan MSK Zilina. Pertandingan ditunda pada babak pertama sementara skor 1-1, karena kondisi badai salju yang sangat buruk. Tiga hari kemudian, dia mencetak gol lagi dalam pertandingan lanjutan, saat timnya bermain imbang 2–2.[18]
[19] Karena penampilannya, ia dinobatkan sebagai Fortuna Liga Team of The Week, dan terpilih sebagai AFC International Player of The Week terbaik AFC.[20]
[21]
Pada Mei 2022, ia telah memutuskan kontraknya dengan Senica, karena krisis keuangan yang dialami oleh klub. Dilaporkan juga bahwa klub belum membayar gaji pemain.[22]
FC ViOn Zlaté Moravce
Pada tanggal 9 Agustus 2022, klub Slovakia ViOn Zlaté Moravce mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani Vikri dengan durasi kontrak selama satu tahun.[23] Pada 13 Agustus 2022, ia melakukan debutnya di Liga Super Slovakia bermain melawan Žilina, di pertandingan tersebut klub ia menelan kekalahan 0–1. Meski masuk sebagai pemain pengganti, ia ditarik keluar pada menit ke-83.[24] Pada tanggal 20 Agustus 2022, dua menit setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-60, ia mengatur gol Tomáš Horák dalam hasil imbang 2–2 melawan Ružomberok.[25]
Dewa United
Pada tanggal 30 Januari 2023, Vikri kembali ke Indonesia, menandatangani kontrak dengan klub Liga 1 Dewa United secara permanen.[26] Tiga hari kemudian, ia melakukan debutnya di liga untuk klub tersebut sekaligus mencetak gol liga pertamanya dalam hasil imbang 1–1 melawan Madura United di Indomilk Arena, Tangerang.[27] Enam hari kemudian, Vikri tampil sebagai starter dengan assist pertama berupa gol kemenangan sebagai pemain pengganti pada menit ke-12 untuk Majed Osman dalam kemenangan 1-0 Dewa United melawan Borneo Samarinda.[28]
Kehidupan pribadi
Vikri memiliki garis keturunan Belanda melalui kakek dari pihak ayah yang lahir di Hindia Belanda.[41]
Pada 10 Desember 2023, Maulana Vikri menikah dengan Adiba Khanza Az-Zahra, putri mendiang pendakwah Islam Indonesia Jefri Al Buchori yang digelar di Hallf Pati Unus, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.[42][43] Sebelum melangsungkan pernikahan, Adiba dan Egy melakukan Taaruf selama 4 tahun.[44]