Provinsi Timur (bahasa Tamil:கிழக்கு மாகாணம்code: ta is deprecated Kil̮akku Mākāṇam; bahasa Sinhala:නැගෙනහිර පළාතcode: si is deprecated Næ̆gĕnahira Paḷāta) adalah salah satu dari sembilan provinsi di Sri Lanka, divisi administratif tingkat satu di negara tersebut. Antara 1988 dan 2006, provinsi tersebut secara temporer digabung dengan Provinsi Utara untuk membentuk Provinsi Timur Laut. Ibukota provinsi tersebut adalah Trincomalee.
Populasi provinsi Timur pada tahun 2012 berjumlah 1.551.381 jiwa.[2] Provinsi ini menjadi provinsi yang paling beragam di Sri Lanka, baik secara etnis maupun agama.
Penduduk provinsi ini, sama halnya dengan Provinsi Utara, sangat terpengaruh oleh perang saudara. Perang tersebut menewaskan sekitar 100.000 orang.[5] Beberapa ratus ribu orang Tamil Sri Lanka, mungkin sebanyak satu juta, beremigrasi ke Barat selama terjadinya perang.[6] Banyak orang Tamil Sri Lanka juga pindah ke ibukota negara yakni Kolombo karena kondisinya yang relatif aman. Konflik ini juga telah menyebabkan beberapa orang Tamil, Moor dan Sinhala yang tinggal di provinsi itu mengungsi ke bagian lain Sri Lanka, meskipun kebanyakan dari mereka telah kembali ke provinsi itu sejak berakhirnya perang saudara.
Etnis
Populasi di Provinsi Timur menurut etnis tahun 1881 hingga 2012[2][7][8][9][10]
↑"Special Enumeration 2007, Ampara"(PDF). Department of Census & Statistics, Sri Lanka. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2021-05-06.