Sejarah sebelum Masehi
Nama kuno Tamiravarni berasal dari warna tanahnya. Tamira berarti merah. Varni berarti warna. Jadi nama Vanni atau Varni dan nama ini diciptakan dari Tamiravarni, Tambravarni, Tambapanni atau Tammanna. Sebuah sungai yang bernama Tamirabharani terletak di daerah Tuticorin dan di sana terdapat hubungan antara tanah yang mempertautkan kedua negara itu di masa purbakala. Nama Tamil berasal dari kata Tamir.
Ramayana mengisahkan kekayaan dan kekuasaan Rahwana dan kerajaannya yang didirikan hingga tepi selatan Sungai Gangga. Dengan demikian, Lanka menjadi negara yang paling kuat yang memerintah bagian yang sangat luas dari wilayah India. Airnya yang berlimpah dan temperatur khatulistiwa tentunya merupakan sumber yang subur bagi perkembangan populasi yang besar. Rahwana digambarkan sebagai seorang Hindu Syiwa yang tidak bercacat dengan segala keunggulannya. Ia menganggap dirinya lebih unggul daripada Rama dan tidak mau menyerah kepada Rama yang handal atau aliansinya dengan Pasukan Kera. Kekalahan terakhir Rahwana terjadi setelah Wibisana, saudara Rahwana, membelot.
Mahawamsa mengisahkan bahwa Pangeran Vijaya, seorang pangeran sekaligus bandit yang kejam dan 700 orang gangster yang dibuang dari tanah airnya, mendarat di Sri Lanka di daerah ini sekitar tahun 500 S.M. dan menyebut tempat ini Tambapanni. Mereka menikah dengan perempuan-perempuan Tamil dari Pandya Nadu. Setelah itu, para pangeran Pandya muali memerintah daerah ini dengan nama depan Pandu.
Vijaya dan klannya datang dari Sindh. Mereka mendarat di Hela Diva. Dari persilangan inilah muncul nama Sinhala bagi semua keturunan para imigran ini (Sind + Hela = Sinhala).
Mahavamsa menggambarkan bahwa kaum perempuan Pandya berasal dari "Dakkhina Madura" atau "Madura selatan" yang ditafsirkan oleh kebanyakan pakar Sinhala sebagai Madurai di Tamil Nadu sekarang, "Madura utara" adalah kota Mathura di Uttar Pradesh. Namun dalam sejarah Tamil pernah ada lebih dari satu Madurai. Tradisi sastra Tamil berpendapat bahwa ketiga akademi diadakan untuk mengumpulkan puisi dari zaman Sangam. Yang terakhir diadakan di Madurai dan yang kedua di sebuah kota yang bernama Kapatapuram, tetapi yang pertama diadakan di "Then Madurai," yang diterjemahkan sebagai "Madurai selatan." Para sejarawan percaya bahwa Then Madurai adalah kota sungguhan di pesisir tenggara Tamil Nadu, dekat Korkai sekarang, yang tentunya sangat dekat dengan permukiman "Thambapanni" yang dibangun oleh Vijaya di Lanka. Bila "Then Madurai" dapat disamakan dengan "Dakkhina Madura" dari Mahavamsa, maka kita mempunyai bukti bahwa kedudukan Sangam yang pertama adalah sebuah kota historis, bukan mitos.
Dalam prasasti-prasasti Sinhala dan tawarikh Pali Mathottam dirujuk sebagai Matota sementara dalam bahasa Tamil disebut Mathottam. Mathottam diperintah sebagai sebuah pelabuhan otonom oleh seorang pangeran dan tetap menjadi pelabuhan terbesar di negara ini.