Daniel Tahi Monang Silitonga menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD) pada tahun 1981. Ia lalu menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) di SMP Negeri 1 Tano Tombangan Angkola pada tahun 1984 dan sekolah menengah atas (SMA) di SMA Budi Mulia Pematangsiantar pada tahun 1987. Setelah itu, ia meraih gelar S1 pada tahun 1999 dan gelar S2 pada tahun 2010.
Dalam perjalanan kariernya, Daniel Tahi Monang Silitonga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Sektor Asembagus, Kepala Kepolisian Sektor Besuki, Kepala Kepolisian Sektor Metropolitan Tanjung Duren, dan Sekretaris Pribadi Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada tahun 2009, ia menjadi Kepala Kepolisian Resort Kota Malang. Pada tahun 2010, ia diangkat menjadi Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Timur.[2] Tahun berikutnya, ia dipercaya sebagai Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau. Pada tahun 2013, ia menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau, dan tahun 2014 menjadi Perwira Menengah dalam rangka mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan.[3]
Pada tahun 2016, ia dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Pada tahun 2017, ia menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri. Pada tahun yang sama, ia bertugas sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal Polri.
Selanjutnya, pada tahun 2019, Daniel Tahi Monang Silitonga menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Operasional Badan Reserse Kriminal Polri dan pada tahun yang sama menjadi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri.[4]
Pada tahun 2020, ia menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Pada tahun 2022, ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, dan pada tahun 2023 menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.[5] Pada tahun 2025, ia juga menjabat sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri. Pada tahun 2026, ia menjabat sebagai Gubernur Akademi Kepolisian.