Berikut ini adalah tabel yang berisi nabi-nabi dari agama samawi modern.
CATATAN:
Dalam kolom Yahudi, ditempatkan beberapa orang yang disebut sebagai Nabi termasuk yang tidak disebut dalam Alkitab Ibrani. Yahudi juga menggunakan teks keagamaan lain selain Alkitab Ibrani untuk menyebutkan nabi-nabi. Selain itu, para rabi Yahudi Ortodoks menggunakan kriteria berbeda dalam menempatkan beberapa orang sebagai nabi, seperti Henokh yang tidak dianggap nabi dalam Yahudi. Perjanjian Baru mungkin saja menyebut beberapa orang sebagai nabi meskipun mereka tidak disebutkan sebagai nabi dalam Alkitab Ibrani; sebagai contoh, Habel, Daniel, Henokh, dan Yohanes Pembaptis disebutkan dalam Perjanjian baru sebagai orang yang bernubuat, walaupun secara umum tidak dianggap sebagai nabi.
Dalam kolom Islam, beberapa Nabi tidak disebutkan dalam Al-Qur'an, tetapi disebutkan dalam Hadis, seperti Yusya (Yusya' bin Nun), dan sebagian lagi tidak disebutkan oleh Al-Qur'an dan Hadis, tetapi menurut pemikiran ulama dan cendekiawan Islam seperti Luqman (Luqman al-Hakim), juga ada beberapa yang tidak disebutkan dalam Al-qur'an dan Hadis, tetapi diisyaratkan, baik oleh Al-Qur'an maupun Hadis, seperti Danyal, Irmiya, Asya'ya (Ishaia).
↑Bahá'í World FaithDiarsipkan 2014-03-02 di Wayback Machine.—Selected Writings of Bahá'u'lláh and 'Abdu'l-Bahá ('Abdu'l-Bahá's Section Only), Author: 'Abdu'l-Bahá, US Bahá'í Publishing Trust, 1976 edition, p. 270