Cross Timbers atau juga dikenal sebagai Ekoregion 29 adalah sebutan untuk kawasan yang membentang dari bagian tenggara Kansas, melewati Oklahoma bagian tengah, hingga mencapai Texas bagian tengah.[1] Wilayah ini merupakan mosaik padang rumput, sabana, dan hutan, serta berfungsi sebagai zona peralihan antara kawasan timur yang berhutan lebat dan Dataran Besar yang nyaris tanpa pepohonan. Selain itu, area ini juga menjadi batas paling barat bagi habitat berbagai spesies mamalia dan serangga. Perbedaan antara Cross Timbers dan wilayah di sebelah barat yang lebih kering maupun timur yang lebih lembap sebagian disebabkan oleh keberadaan garis kering, yaitu batas alami yang memisahkan massa udara lembap dari Teluk Meksiko dengan udara kering dari Llano Estacado, Tonjolan Texas, dan Dataran Tinggi.[2]
Deskripsi
Secara geologis, Cross Timbers berada di atas batu pasir dan batu kapur berumur Pennsylvania dan Kapur yang telah tererosi secara moderat, menghasilkan bentang alam bergelombang ringan hingga sedang, termasuk sejumlah kuesta. Walaupun relief lokalnya tidak terlalu tinggi, kawasan ini umumnya memiliki variasi topografi yang lebih besar dibanding wilayah ekoregion di sekelilingnya, terkecuali pada Bukit Flint di Kansas.[3]
Zona hutan dan sabananya terutama didominasi oleh Quercus stellata dan Quercus marilandica yang tumbuh di tanah berpasir kasar. Pemadaman kebakaran dalam beberapa dekade terakhir menyebabkan hutan menjadi lebih rapat dan memungkinkan Juniperus virginiana berkembang ke area yang sebelumnya didominasi ek. Pohon ek di Cross Timbers cenderung pendek dan kokoh, sehingga tidak layak untuk kayu komersial. Bagian wilayah yang tidak dibuka untuk pertanian menjadi salah satu kawasan hutan paling alami di Amerika Serikat bagian timur, dengan sekitar 890.000 hektar hutan tua tersebar di seluruh wilayah tersebut. Kawasan ini menampung jutaan pohon Quercus stellata berusia antara 200–400 tahun dan Juniperus virginiana yang telah hidup lebih dari 500 tahun.[4]
Area padang rumputnya terutama terdiri atas rumput tinggi di tanah yang lebih halus dan kering. Secara umum, Cross Timbers kurang subur dibanding ekoregion tetangganya. Saat ini, penggunaan lahannya mencakup kombinasi padang rumput, padang penggembalaan, dan pertanian. Selain itu, wilayah ini juga telah menjadi lokasi penting untuk industri minyak selama lebih dari delapan dekade.[5]