Coturnix adalah genus yang terdiri dari lima spesies yang masih hidup dan lima hingga delapan spesies puyuhDunia Lama yang telah punah.[1]
Spesies-spesies ini tersebar di seluruh Afrika, Eurasia, Australia, dan dulunya Selandia Baru. Radiasi spesies kepulauan yang tidak bisa terbang dan telah punah diketahui melalui fosil-fosil dari Makaronesia, yang kemungkinan besar musnah akibat kedatangan manusia.
Sebaran kawinnya meliputi sebagian besar Eropa dan Asia barat; menghabiskan musim dingin di anak benua India dan Afrika. Beberapa subspesies berkembang biak di Afrika sub-Sahara.
Biasanya berkembang biak di Asia Timur dan menghabiskan musim dingin di Vietnam, Kamboja, Laos, dan Tiongkok selatan, tetapi terlapor berkembang biak di Turki dan menghabiskan musim dingin di seluruh Afrika selatan.