Collonge-Bellerive mula-mula disebutkan pada 1153 dengan sebutan Collonges. Pada 1275, tempat tersebut disebut sebagai Sancto Mauricio. Sampai 1799, tempat tersebut dikenal sebagai Collonge sur Bellerive. Tempat tersebut menjadi bagian dari Kanton Jenewa pada 1816.[3]
Geografi
Pohon dan ladang di luar Collonge-Bellerive
Pada 2009, Collonge-Bellerive memiliki wilayah seluas 612 kilometer persegi (236sqmi). Dari luas wilayah tersebut, 227km2 (88sqmi) atau 37.1% digunakan untuk keperluan pertanian, sementara 025km2 (9,7sqmi) atau 4.1% adalah wilayah hutan. Dari sisi lahannya, 358km2 (138sqmi) atau 58.5% dijadikan pemukiman (bangunan atau jalan), 001km2 (250 ekar) atau 0.2% adalah sungai atau danau dan 002km2 (490 ekar) atau 0.3% adalah lahan tak terpakai.[4]
Agama
Gereja di Collonge
Pada 2000, 2,499 atau 39.4% adalah Katolik Roma, sementara 1,457 atau 23.0% berasal dari Gereja Reformasi Swiss. Pada sisa populasinya, terdapat 159 anggota Gereja Ortodoks (atau sekitar 2.51% dari populasi), terdapat 8 individual (atau sekitar 0.13% dari populasi) yang masuk Gereja Kristen Katolik, dan terdapat 89 individual (atau sekitar 1.40% dari populasi) yang masuk gereja Kristen lainnya. Terdapat 93 individual (atau sekitar 1.47% dari populasi) yang merupakan Yahudi, dan 107 (atau sekitar 1.69% dari populasi) yang menganut Islam. Terdapat 21 individual yang menganut agama Buddha, 14 individual yang menganut agama Hindu dan 12 individual yang masuk gereja lainnya. 1,318 (atau sekitar 20.78% dari populasi) yang tidak masuk gereja, adalah agnostik dan ateis, dan 567 individual (atau sekitar 8.94% dari populasi) tidak menjawab pertanyaan.[5]
↑(Jerman)Swiss Federal Statistical Office, Dokumen Microsoft Excel – Bilanz der ständigen Wohnbevölkerung nach Kantonen, Bezirken und Gemeinden. Diakses pada 25 Agustus 2010.