Kodeks ini terdiri dari 17 lembaran perkamen (26cm kali 21cm), yang memuat bagian-bagian Injil Lukaspasal 6pasal 17-19, 21-24 dan Injil Yohanespasal 1, 3-4, 6-8. Teks ditulis dalam dua kolom per halaman, 26-33 baris setiap halaman, dalam bahasa Yunani dan Koptik Sahidik pada halaman yang bersebelahan.[1] Baris-barisnya pendek, hanya 6, 7, 8, dan 9 huruf per baris.[2] Tulisannya menggunakan huruf-huruf berukuran besar, dikecilkan hanya di bagian tepi. Bentuk hurufnya kotak-kotak. Tischendorf berpendapat bahwa penulisnya adalah seorang Koptik karena huruf-hurufnya sering menampilkan gaya tulisan Koptik. Tidak ditemukan catatan pada bagian-bagian maupun pembagian lainnya. Bentuk huruf alfa dan iota khususnya sangat unik.[3]
Tidak memuat tanda baca aksen maupun pernafasan.
Teks Lukas 22:43-44 tidak dimuat, sebagaimana pada naskah-naskah p75, א*, A, B, 1071.[4]
Teks bahasa Yunani kodeks ini merupakan contoh sekunder jenis teks Alexandria (juga disebut "teks Mesir") dengan campuran dari bacaan teks Bizantin. Kurt Aland menempatkannya pada Kategori II.[6] Teks Alexandria pada Injil Yohanes dalam kodeks ini bersesuaian dekat dengan Codex Vaticanus, dan P75.[7]
Naskah ini ditemukan di White Monastery. Suatu waktu dimiliki oleh Kardinal Stefano Borgia, yang namanya dipakai menjadi nama kodeks ini.
Bagian-bagian kodeks ini ditemukan secara terpisah pada waktu-waktu yang berlainan, sehingga asalnya diberi nomor-nomor 029, 0113, 0125, dan 0139. Secara keseluruhan ditemukan 23 lembar. "Tampaknya seorang biarawan yang tidak tahu nilai naskah ini membawanya dari Mesir ke Eropa, sedemikian tidak tahunya, sehingga kehilangan banyak bagian lembaran-lembaran ini".[8]
Teks codex 029 disunting dengan cermat pada tahun 1789 oleh A. A. Giorgi.[9] Naskah ini diperiksa oleh Birch yang mengumpulkan teks bahasa. Yunani naskah 029. Birch menulis pemerian kodeks ini demikian:
Codex in membranis scriptus est, charactere inciali quadro, graeco textui adjecta est versio coptica. Vehementer sane dolendum, particulam tam exiguam eximini codicis servatam esse, ex quo, si integrum aetas tulisset, plurima ad textus emendationem peti potuissent.[10]
Lokasi
Beberapa lembaran dari Uncial 070, dulunya diberi kode Ta, karena oleh Tregelles secara keliru diduga berasal dari kodeks ini.