Clayton Hall adalah sebuah rumah bangsawan abad ke-15 yang terletak di jalan Baru Ashton di Clayton, Manchester, Inggris, tersembunyi di balik pepohonan dalam sebuah taman kecil.[1] Bangunan ini berstatus Bangunan Terdaftar-Kelas II,[2] sedangkan gundukan tempatnya berdiri merupakan monumen kuno terjadwal serta salah satu contoh langka lokasi berpagar-parit dari Abad Pertengahan.[3] Aula tersebut dikelilingi oleh parit, membentuk sebuah pulau berukuran 66 × 74 meter.[3] Perubahan dilakukan pada bangunan ini pada abad ke-16 dan ke-17, dan perluasan dilakukan pada abad ke-18.[2]
Bangunan ini memiliki bagian bergaya Georgia dan Tudor yang membentuk sayap barat yang tersisa dari kompleks yang sebelumnya jauh lebih besar. Akses menuju aula melintasi parit melalui sebuah jembatan batu yang juga berstatus bangunan tercatat, yang diperkirakan berasal dari akhir abad ke-17.
Sejarah
Bagian tertua dari sayap yang tersisa di Clayton Hall dibangun pada abad ke-15 di lokasi rumah abad ke-12 yang dibangun untuk keluarga Clayton. Ketika Cecilia Clayton menikah dengan Robert de Byron pada 1194, kepemilikan berpindah kepada keluarga Byron, leluhur dari penyair Lord Byron. Keluarga Byron tinggal di sana selama lebih dari 400 tahun hingga mereka menjualnya seharga £4.700 pada 1620 kepada dua pedagang London, George dan Humphrey Chetham, yang berasal dari Manchester. George Chetham meninggal pada 1625 dan mewariskan bagiannya kepada saudaranya, Humphrey Chetham, yang kemudian meninggal di aula tersebut pada 1653. Kepemilikan kemudian berpindah kepada keponakannya, George Chetham, putra James, saudara Humphrey. Sebagian warisan Humphrey digunakan oleh keluarganya untuk mendirikan Sekolah dan Perpustakaan Chetham di pusat Manchester, dekat katedral. Hal ini merupakan impian lama Humphrey yang digambarkan dalam salah satu mural Manchester karya Ford Madox Brown yang berada di Great Hall, Balai Kota Manchester.
George Chetham menjabat sebagai High Sheriff pada 1660 dan meninggal pada 1664. Pada 1666, James Chetham memiliki 18 perapian yang dikenakan pajak, menjadikannya rumah terbesar di kawasan tersebut. Clayton Hall kemudian diwariskan kepada Edward Chetham, dan darinya kepada saudara perempuannya, Alice, yang menikah dengan Adam Bland. Putri mereka, Mary, menikah dengan Mordecai Greene, seorang pedagang asal Spanyol, dan satu-satunya putra mereka, James, menjadi anggota parlemen untuk Arundel pada 1796 dan meninggal pada 1814. Clayton Hall kemudian diwariskan bersama Menara Turton, kediaman Chetham lainnya, kepada salah satu dari lima putri James, Arabella Penelope Eliza Greene, yang menikah dengan bankir Peter Richard Hoare.[4]