Sejarah
Salah satu sasaran Chemical Society adalah mengadakan pertemuan untuk "komunikasi dan diskusi tentang penemuan dan pengamatan, sebuah laporan yang akan diterbitkan oleh Society". Pada tahun 1874, pentingnya Society diakui oleh Royal Charter, yang menambahkan pada perannya dalam kemajuan sains, pengembangan aplikasi kimia dalam bidang industri. Anggotanya mencakup kimiawan terkemuka dari luar negeri termasuk August Wilhelm von Hofmann, yang menjadi presiden Society pada tahun 1861. Keanggotaan terbuka untuk siapa saja yang berminat dalam bidang kimia, tetapi kepengurusan dibatasi untuk pria.
Pada tahun 1904, Edith Humphrey, yang dianggap sebagai wanita Inggris pertama yang mendapatkan gelar doktor dalam bidang kimia (di Universitas Zurich), adalah salah satu dari sembilan belas kimiawati yang mengajukan petisi kepada Chemical Society untuk penerimaan wanita sebagai pengurus. Hal ini akhirnya diberikan pada tahun 1919, dan Humphrey kemudian terpilih menjadi pengurus.[2]
The Chemical Society of London sukses ketika kegagalan menimpa sejumlah asosiasi kimia sebelumnya seperti Lunar Society cabang London tahun 1780-an, Animal Chemical Club tahun 1805, London Chemical Society tahun 1824. Salah satu kunci kesuksesan Chemical Society of London adalah, tidak seperti pelopornya, sebuah "peleburan yang bermanfaat antara kimiawan teknologi dan akademis".[3]
Kegiatannya berkembang selama bertahun-tahun, termasuk akhirnya menjadi penerbit utama di bidang kimia. Pada tahun 1980, Society bergabung dengan Royal Institute of Chemistry, Faraday Society dan Society for Analytical Chemistry menjadi Royal Society of Chemistry.