Charles Poor "Charlie" Kindleberger (12 Oktober 1910 – 7 Juli 2003) adalah sejarawan ekonomi dan penulis lebih dari 30 buku. Buku tahun 1978 karyanya yang membahas gelembung pasar saham spekulatif, Manias, Panics, and Crashes, dicetak ulang pada tahun 2000 setelah gelembung dot-com pecah. Ia dikenal sebagai pencetus teori kestabilan hegemon. Kindleberger disebut-sebut sebagai "ahli genre" krisis keuangan oleh The Economist.[1]
Kindleberger menikah dengan Sarah Miles Kindleberger selama 59 tahun. Mereka dikaruniai empat anak: Charles P. Kindleberger III, Richard S. Kindleberger (wartawan Boston Globe), Sarah Kindleberger, dan E. Randall Kindleberger.[3][4]
Kindleberger menulis 30 buku, International Short-Term Capital Movements (1937) dan 29 buku lainnya pada tahun 1950.
Sebagai sejarawan ekonomi, Kindleberger memakai pendekatan naratif terhadap pengetahuan dan tidak bergantung pada model matematika untuk memperkuat pendapatnya. Di bagian pengantar The Great Depression 1929-1939, ia menulis, "Ini adalah kisah yang dipaparkan dengan sederhana tanpa tabel atau grafik..."[3]
Buku Manias, Panics, and Crashes masih digunakan secara luas oleh jurusan Master of Business Administration (MBA) di Amerika Serikat.
Buku
International Short-term Capital Movements (NY: Columbia University Press, 1937)
Economic Development (New York, 1958)
International Economics (Irwin, 1958)
Foreign Trade and the National Economy (Yale, 1962)
Europa and the Dollar (Cambridge, Massachusetts, London, 1966)
Europe's Postwar Growth. The Role of Labor Supply (Cambridge, Massachusetts, 1967)
American Business Abroad (New Haven, London, 1969)
"The Benefits of International Money." Journal of International Economics 2 (Nov. 1972): 425–442.
The World in Depression: 1929–1939 (University of California Press, 1973)
Manias, Panics, and Crashes: A History of Financial Crises (Macmillan, 1978)
Historical Economics – Art or Science? (1990) (online book)[5]
World Economic Primacy: 1500 – 1990 (Oxford University Press, 1996)
Economic Laws and Economic History (Cambridge University Press, 1997)