Calon abadi adalah seseorang yang sering mengikuti pemilihan untuk sebuah jabatan namun jarang atau tidak pernah menang. Calon abadi biasanya adalah anggota partai politik minoritas atau memiliki pendapat politik yang tidak umum. Mereka biasanya tidak mengikuti pemilihan dengan harapan menang, melainkan untuk menyebarluaskan pandangan-pandangannya. Calon abadi paling banyak adalah John C. "The Engineer" Turmel, yang memegang rekor dunia mengikuti pemilihan 61 kali.
Calon abadi terkenal
Indonesia
Prabowo Subianto
Alzier Dianis Thabranie, politikus dan pengusaha yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung pada tahun 2003, 2008, dan 2014, di mana dua dari kemenangan awalnya dibatalkan.
Lyndon LaRouche mengikuti pemilu presiden 8 kali, mulai 1976 sampai sekarang, sekali sebagai wakil U.S. Labor Party dan 7 kali sebagai wakil partai Demokrat.
Pat Paulsen mengikuti pemilu presiden dari 1968 sampai 1996, setahun sebelum kematiannya.
Al Sharpton mengikuti pemilihan senator New York pada 1988, 1992, dan 1994. Ia juga mengikuti pemilihan wali kota NYC pada 1997 dan presiden pada 2004.
Harold Stassen, mantan gubernur Minnesota, mengikuti pemilu presiden 9 kali antara 1948 sampai 1992. Ia hanya dianggap calon kuat pada 1948 dan 1952.
Norman Thomas adalah kandidat presiden Socialist Party enam kali dari 1928 sampai 1948.