Nurlela adalah gadis berkarakter tomboy. Namun meski tomboy, Nurlela adalah kembang kampung yang menjadi rebutan para pemuda di sekitar tempat tinggalnya. Selain tomboy, Nurlela juga seorang perempuan cerdas yang bisa melakukan pekerjaan apa saja, termasuk pekerjaan laki-laki seperti membetulkan antena dan sepeda motor. Nurlela juga pernah kuliah di perguruan tinggi negeri. Ayah Nurlela yang bernama Rojak mulai gundah karena Nurlela belum juga mendapatkan jodoh. Rojak pun mencoba membujuk Nurlela agar mau menerima Jamal sebagai calon suaminya. Karena tak cinta, Nurlela pun menolaknya. Namun Jamal terus saja bersemangat mengejar Nurlela. Di sisi lain ada Akbar, seorang pemuda kampung yang diam-diam juga menyukai Nurlela. Berbeda dengan Jamal, Akbar adalah pemuda yang cuek dan pasrah dengan keadaan. Walaupun menyukai Nurlela, Akbar tak pernah mengejarnya mati-matian seperti Jamal. Ternyata Nurlela juga menyukai Akbar. Sayangnya Akbar harus terus bersaing dengan Jamal dan pemuda kampung lainnya seperti Eko, Anjar dan Udin yang tak rela jika Nurlela menjadi milik Akbar.[2]