Biokompatibilitas (terapi biomedis): Kemampuan suatu material untuk berfungsi dengan respons inang yang sesuai dalam aplikasi tertentu.[1][a]
Biokompatibilitas: Kemampuan untuk bersentuhan dengan sistem hidup tanpa menimbulkan efek samping.[1]
Biokompatibilitas berkaitan dengan perilaku biomaterial dalam berbagai konteks. Istilah ini mengacu pada kemampuan suatu material untuk berfungsi dengan respons inang yang sesuai dalam situasi tertentu.[2] Ambiguitas istilah ini mencerminkan perkembangan berkelanjutan dari wawasan tentang bagaimana biomaterial berinteraksi dengan tubuh manusia dan pada akhirnya bagaimana interaksi tersebut menentukan keberhasilan klinis suatu alat kesehatan (seperti pacu jantung buatan, penggantian pinggul, atau stent). Alat medis dan prostesis modern seringkali terbuat dari lebih dari satu material sehingga mungkin tidak selalu cukup untuk berbicara tentang biokompatibilitas material tertentu.[3]
Karena respons imun dan fungsi perbaikan dalam tubuh sangat kompleks, tidak cukup untuk menggambarkan biokompatibilitas suatu material tunggal dalam kaitannya dengan satu jenis sel atau jaringan. Terkadang kita mendengar tentang pengujian biokompatibilitas yang merupakan serangkaian besar pengujian in vitro[4] yang digunakan sesuai dengan ISO 10993 (atau standar serupa lainnya) untuk menentukan apakah suatu material tertentu (atau lebih tepatnya produk biomedis) bersifat biokompatibel. Pengujian ini tidak menentukan biokompatibilitas suatu material,[5] tetapi merupakan langkah penting menuju pengujian pada hewan dan akhirnya uji klinis yang akan menentukan biokompatibilitas material dalam aplikasi tertentu, dan dengan demikian alat kesehatan seperti implan atau perangkat penghantaran obat.[6] Hasil penelitian menyimpulkan bahwa selama melakukan pengujian sitotoksisitasin vitro pada biomaterial, "penulis harus dengan cermat menentukan kondisi pengujian dan perbandingan berbagai penelitian harus dilakukan dengan hati-hati".[7]
Sejarah
Kata "biokompatibilitas" pertama kali disebutkan dalam jurnal dan pertemuan peer-review pada tahun 1970 oleh RJ Hegyeli (abstrak Pertemuan Tahunan American Chemical Society) dan CA Homsy.[8]
Williams telah mencoba mengevaluasi kembali status pengetahuan saat ini mengenai faktor-faktor apa yang menentukan keberhasilan klinis. Dengan demikian, ia mencatat bahwa implan mungkin tidak selalu harus bioaktif secara positif tetapi tidak boleh menimbulkan bahaya (baik secara lokal maupun sistemik).[9]
Definisi-definisi biokompatibilitas
"Kualitas tidak memiliki efek toksik atau berbahaya pada sistem biologis".[10]
“Kemampuan suatu material untuk berfungsi dengan respons inang yang sesuai dalam aplikasi spesifik”, definisi Williams.[11]
“Mengacu pada kemampuan biomaterial untuk melakukan fungsi yang diinginkan sehubungan dengan terapi medis, tanpa menimbulkan efek lokal atau sistemik yang tidak diinginkan pada penerima atau penerima manfaat terapi tersebut, tetapi menghasilkan respons seluler atau jaringan yang paling tepat dan bermanfaat dalam situasi spesifik tersebut, dan mengoptimalkan kinerja terapi tersebut yang relevan secara klinis”.[9]
“Biokompatibilitas adalah kemampuan prostesis yang diimplantasikan di dalam tubuh untuk hidup selaras dengan jaringan tanpa menyebabkan perubahan yang merugikan”.[12]
Biokompatibel
Kaca metalik berbasis magnesium dengan tambahan seng dan kalsium diuji sebagai biomaterial metalik biokompatibel potensial untuk implan medis yang dapat terurai secara hayati[13]
Biokompatibilitas (atau kompatibilitas jaringan) menggambarkan kemampuan suatu material untuk berfungsi dengan respons inang yang sesuai ketika diterapkan sesuai tujuan. Suatu bahan biokompatibel mungkin tidak sepenuhnya "inert", bahkan kesesuaian respons inanglah yang menentukan.[14]
↑Reshetov, I. V.; Starceva, O. I.; Istranov, A. L.; Vorona, B. N.; Lyundup, A. V.; Gulyaev, I. V.; Melnikov, D. V.; Shtansky, D. V.; Sheveyko, A. N. (2016). "Three-dimensional biocompatible matrix for reconstructive surgery". AIP Conference Proceedings. 1760 (1): 020056. Bibcode:2016AIPC.1760b0056R. doi:10.1063/1.4960275. ISSN0094-243X.
↑Homsy, Charles (1970). "Bio-Compatibility in selection of materials for implantation". Journal of Biomedical Materials Research. 4 (3): 341–356. doi:10.1002/jbm.820040306. PMID5469182.
↑The Williams dictionary of Biomaterials, D.F. Williams, 1999, ISBN0-85323-921-5
↑International dictionary of medicine and biology, E. L. Becker, S. I. Landau, & A. Manuila, 1986, New York: Wiley.
↑Nowosielski R., Cesarz-Andraczke K., Sakiewicz P., Maciej A., Jakóbik-Kolon A., Babilas R., Corrosion of biocompatible Mg66+XZn30-XCa4 (X=0.2) bulk metallic glasses, Arch. Metall. Mater. 2016 vol. 61 iss. 2, s. 807-810,
↑SCHMALZ, G; ARENHOLT-BINDSLEV, D. Biocompatibility of Dental Materials. Germany: Springer, 2009