Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Bibit atau Bibit.id adalah sebuah perusahaan teknologi finansial yang terdaftar sebagai agen penjual dan lokapasar untuk reksadana yang diluncurkan pada 2019. Bibit merupakan bagian startup investasi dari Stockbit dengan basis robo-advisor.[1] Bibit juga menjadi mitra distrubusi untuk Surat Berharga Negara dan menjual obligasi fixed rate.
Sejarah
Bibitnomic adalah platform tabungan investasi yang kemudian diakuisisi oleh Stockbit pada Oktober 2018. Pada Januari 2019, nama Bibitnomic diganti menjadi Bibit.[3] Bibit sudah terdaftar telah mengantongi lisensi dari OJK pada akhir 2018 sebagai agen penjual reksadana.[2] Tercatat oleh OJK per tanggal 06 Okt 2017 dengan nomor SK KEP-14/PM.21/2017.[5]
Pada tahun 2021, Bibit bekerja sama dengan Bank Jago dengan layanan keuangan yang terintregasi. Ini membuat pembukaan rekening bank Jago dapat dilakukan di Bibit, serta dapat melakukan transaksi secara autodebit dalam melakukan perdagangan.[6]
Pada tahun 2022, Bibit ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai mitra distribusi penjualan Surat Berharga Negara.[7] Kemudian, disusul dengan dapat berinventasi pada obligasifixed rate di Bibit.[8] Serta, Bibit meluncurkan fitur pencairan instan yang merupakan penjualan unit reksa dana yang langsung dicairkan saat itu juga meski di hari libur. Fitur ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Jago. Unit yang dapat melakukan pencairan instan yakni unit reksadana memiliki lambang petir.[9]
Pada tahun 2023, Bibit mulai melakukan perdagangan investasi saham yang terdaftar pada Kustodian Sentral Efek Indonesia.[10] Pada tahun ini pula, Bibit merilis produk investasi jangka pendek bernama Stable Earn yang merupakan produk obligasi dengan jangka pendek dengan grafik naik dan stabil ketika ditahan hingga jatuh tempo.[11]
Pendanaan
Pada bulan Januari 2021, Bibit mengumpulkan 30 juta dolar Amerika Serikat dari Sequoia Capital India. Investor sebelumnya East Ventures, EV Growth, AC Ventures dan 500 startup lainnya juga ikut berpartisipasi.[12] Kemudian, pada bulan Mei 2021, Bibit mendapatkan pendanaan sebanyak 65 juta dolar Amerika Serikat dari Sequoia Capital India, diikuti oleh Prosus Ventures, Tencent dan Harvard Management Company. Investor yang sebelumnya telah mendukung permodalan Bibit.id seperti AC Ventures dan East Ventures juga kembali berpartisipasi dalam pendanaan ini.[13]
Pada tahun 2022, Bibit meraih pendanaan sebanyak 80 juta dolar Amerika Serikat. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh GIC Private Limited (GIC), diikuti oleh Prosus Ventures dan investor lain yang sebelumnya telah mendukung Bibit.[14]