Bendlerblock (pelafalan dalam bahasa Jerman:[ˈbɛndlɐˌblɔk]ⓘ) adalah sebuah kompleks bangunan di distrik Tiergarten, Berlin, Jerman, yang terletak di Stauffenbergstraßecode: de is deprecated (sebelumnya bernama Bendlerstraßecode: de is deprecated ). Didirikan pada tahun 1914 sebagai markas besar dari beberapa kantor Angkatan Laut Kekaisaran Jerman (Jerman: Kaiserliche Marinecode: de is deprecated ), kompleks ini berfungsi sebagai markas Kementerian Reichswehr setelah Perang Dunia I. Diperluas secara signifikan di bawah pemerintahan Nazi, kompleks ini digunakan oleh beberapa departemen dari Oberkommando der Wehrmachtcode: de is deprecated sejak tahun 1938, terutama Oberkommando des Heerescode: de is deprecated dan badan intelijen Abwehrcode: de is deprecated .
Bangunan ini terkenal sebagai markas besar kelompok perlawanan dari para perwira Wehrmachtcode: de is deprecated yang melancarkan Plot 20 Juli terhadap Adolf Hitler pada tahun 1944. Karena para pemimpin konspirasi tersebut langsung dieksekusi tembak di halaman tengah, Bendlerblock juga mencakup Pusat Peringatan Perlawanan Jerman. Sejak tahun 1993, kompleks bangunan ini berfungsi sebagai markas sekunder dari Kementerian Pertahanan Federal Jerman.
Nama
Kompleks ini mendapatkan namanya dari jalan tempat bangunan tersebut berdiri. Saat ini, kompleks tersebut berada di Stauffenbergstraße (dinamai untuk menghormati Claus von Stauffenberg) yang sebelumnya dikenal sebagai Bendlerstraßecode: de is deprecated dari tahun 1837 hingga 20 Juli 1955, yang dinamai menurut nama Johann Christoph Bendler[de] (1789–1873) dari Hoym di Halberstadt Prusia. Bendler, seorang kepala ahli batu serta anggota dewan kota Berlin, telah memperoleh tanah luas di sebelah selatan taman Großer Tiergarten untuk mengembangkan kawasan rumah mewah yang kelak berdiri di Tiergartenstraße.[1][2]
Setelah Perang Dunia I, pemerintah Weimar Jerman harus menghadapi ketentuan-ketentuan dari Perjanjian Versailles tahun 1919, yang mengharuskan sisa-sisa kekuatan Reichswehrcode: de is deprecated dan Reichsmarinecode: de is deprecated dikurangi secara besar-besaran dan sejak saat itu menggunakan kompleks ini bersama-sama. Kompleks ini juga berfungsi sebagai tempat kedudukan Menteri Reichswehr pertama Gustav Noske dan panglima tertinggi angkatan darat Walther Reinhardt.[1]
Di dalam kantor Menteri Noske, kepala Truppenamtcode: de is deprecated Mayor Jenderal Hans von Seeckt secara terbuka menolak intervensi pasukan Reichswehr terhadap kekuatan paramiliter Freikorpscode: de is deprecated selama peristiwa Putsch Kapp tahun 1920 ("Reichswehr tidak menembak Reichswehr").[1]
Pemerintahan Nazi
Kawasan Tiergarten pada tahun 1938, Bendlerblock di sebelah kanan
Pada 3 Februari 1933, empat hari setelah ditunjuk oleh ReichspräsidentPaul von Hindenburg, Kanselir Adolf Hitler mencari dukungan dari panglima tertinggi Reichswehr Jenderal Kurt von Hammerstein-Equord dengan memaparkan ideologi politiknya dalam sebuah pidato panjang. Meskipun mendapat dukungan dari Menteri Reichswehr yang baru yaitu Werner von Blomberg, kemunculan Hitler memicu krisis serius dengan komando angkatan darat dan menyebabkan pengunduran diri Hammerstein-Equord pada bulan Desember. Ia digantikan oleh GeneralleutnantWerner von Fritsch.[1]
Sejak pertengahan dekade 1930-an dan seterusnya, gedung-gedung tambahan yang luas dibangun di sepanjang Bendlerstraße sesuai dengan rencana yang dirancang oleh Wilhelm Kreis. Sejak tahun 1938, "Bendlerblock" yang telah diperluas kembali digunakan oleh Seekriegsleitungcode: de is deprecated (Komando Perang Laut) dari Oberkommando der Marinecode: de is deprecated dan Amt Abwehrcode: de is deprecated OKW. Bangunan utama digunakan oleh Kantor Umum Angkatan Darat dari Oberkommando des Heerescode: de is deprecated (OKH)[1][2] di bawah pimpinan Jenderal Friedrich Fromm, yang kemudian digantikan oleh Jenderal Friedrich Olbricht pada tahun 1940. Kompleks ini juga tetap berfungsi sebagai tempat kedudukan panglima tertinggi Angkatan Darat Jerman (Heercode: de is deprecated ). Setelah Skandal Blomberg–Fritsch pada tahun 1938, GeneraloberstWalther von Brauchitsch mengambil alih komando dan sejak tahun 1941 Hitler mengambil alih sendiri komando tersebut.[3]
Sejak tahun 1938, kepala badan intelijen Abwehrcode: de is deprecated di bawah pimpinan Laksamana Wilhelm Canaris dan Letnan Kolonel Hans Oster telah menyusun rencana untuk melakukan kudeta dalam rangkaian Pendudukan Cekoslowakia oleh Jerman.[1] Rencana-rencana tersebut digagalkan oleh Perjanjian Munich, ketika kekuatan-kekuatan utama Eropa memilih berdamai dengan mengizinkan aneksasi "Sudetenland".[4]
Pada awal dekade 1940-an, Kantor Angkatan Darat OKH di bawah pimpinan Jenderal Friedrich Olbricht menjadi pusat perlawanan militer terhadap rezim Nazi. Pada Oktober 1943, Kolonel Claus von Stauffenberg dipindahkan ke Kantor Umum Angkatan Darat sebagai kepala staf.[1]
Di Bendlerblock inilah Stauffenberg dan GeneralmajorHenning von Tresckow secara rahasia memodifikasi rencana Wehrmacht "Operasi Valkyrie" (yang awalnya ditujukan untuk menumpas kemungkinan pemberontakan) menjadi sebuah skema upaya kudeta setelah pembunuhan Hitler. Posisi Stauffenberg memberinya akses langsung ke pengarahan situasi di markas besar Sarang Serigala Hitler di Prusia Timur. Pada 20 Juli 1944, ia memasang sumbu bom di sana dan segera kembali ke Berlin.[5]
Halaman tengah tempat para konspirator Plot 20 Juli dieksekusi pada Juli 1944
Bom tersebut meledak, tetapi Hitler selamat. Seiring berjalannya hari dan berita mulai tersebar, para konspirator tidak mampu mengambil alih kendali atas Jerman. Setelah penangkapan mereka di Bendlerblock atas perintah Jenderal Friedrich Fromm, para pejuang perlawanan—yaitu Kolonel von Stauffenberg, Jenderal Friedrich Olbricht, Albrecht Mertz von Quirnheim, dan ajudan Stauffenberg Werner von Haeften—dieksekusi oleh regu tembak pada malam yang sama di halaman tengah bangunan tersebut. Konspirator kelima, GeneraloberstLudwig Beck, diizinkan untuk menembak dirinya sendiri. Sikap oportunis Fromm tidak membuahkan hasil: ia ditangkap keesokan harinya karena tuduhan pembiaran, dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi pada 12 Maret 1945.[6]
Selama Pertempuran Berlin pada hari-hari terakhir Perang Dunia II di akhir April dan awal Mei 1945, Jenderal Helmuth Weidling selaku komandan Kawasan Pertahanan Berlin menggunakan Bendlerblock sebagai markas besarnya sebelum menyerah kepada Jenderal Vasily Chuikov dari Tentara Merah Soviet pada pukul 06.00 tanggal 2 Mei.[7]
Era pascaperang
Pusat Peringatan Perlawanan Jerman, halaman tengah di dekat lokasi pengeksekusian von Stauffenberg dan yang lainnya
Bagian Bendlerblock di sekitar halaman tengah, tempat Stauffenberg dan para konspirator lainnya dieksekusi, sekarang menjadi tempat bagi Pusat Peringatan Perlawanan Jerman. Kawasan ini juga digunakan sebagai salah satu lokasi upacara tempat anggota baru Wachbataillon dari Bundeswehr (unit baris-berbaris militer Jerman) mengucapkan sumpah mereka.[8]
Setelah reunifikasi Jerman, kantor Menteri Pertahanan Federal di Berlin dipindahkan ke Bendlerblock.[2][9]
123"The Bendlerblock"(PDF) (dalam bahasa Inggris). Bundesministerium der Verteidigung (BMVg). Maret 2017. Diarsipkan(PDF) dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2024. Diakses tanggal 27 September 2025.
↑"Munich Agreement". Encyclopaedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 August 2018. Diakses tanggal 6 August 2018.
↑"Commemorating German resistance fighters". Bundesregierung: The Federal Government (dalam bahasa Inggris). 20 Juli 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2023. Diakses tanggal 27 September 2025.
↑"The Bendlerblock"(PDF) (dalam bahasa Inggris). German Federal Ministry of Defence (BMVg). Agustus 2001. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 30 Oktober 2014. Diakses tanggal 27 September 2025.