Kasus hukum
Pada bulan Juni 1997, Mackie (kini LOUD Technologies) menuduh perusahaan ini melanggar merek dagang dan tampilan dagangnya, sehingga Mackie menuntut ganti rugi sebesar $327 juta.[30][31] Dalam tuntutannya, Mackie menyatakan bahwa perusahaan ini telah beberapa kali meniru produk dari perusahaan lain dan menjualnya sebagai produk dari mereka sendiri.[32] Mackie pun mencontohkan saat perusahaan ini dituntut oleh Aphex Systems karena meniru Aural Exciter Tipe F. Dalam kasus tersebut, Aphex Systems berhasil memenangkan ganti rugi sebesar DM690.000.[32] Tuntutan dari Mackie juga menyebut kasus serupa yang diajukan oleh BBE, dbx, dan Drawmer.[32] Pada tanggal 30 November 1999, Pengadilan Distrik Seattle menolak klaim Mackie bahwa perusahaan ini telah melanggar hak ciptanya dengan pemadu audio MX 8000, karena skema sirkuit tidak tercakup dalam peraturan mengenai hak cipta.[33][34][35]
Pada tahun 2005, Roland Corporation menuntut perusahaan ini terkait produk pedal gitar yang baru diluncurkan. Pada tahun 2006, Rolland dan perusahaan ini sepakat berdamai, setelah perusahaan ini setuju untuk mengubah rancangan mereka.[36]
Pada tahun 2009, Peavey Electronics mengajukan dua tuntutan terhadap sejumlah perusahaan di bawah Behringer/Music Group atas pelanggaran paten, pelanggaran merek dagang, dilusi merek dagang, dan persaingan yang tidak sehat.[37] Pada tahun 2011, Music Group pun mengajukan tuntutan terhadap Peavey atas "iklan palsu, paten yang salah, dan persaingan yang tidak sehat."[38]
Pada tahun 2017, Music Group mengajukan tuntutan terhadap Dave Smith Instruments, seorang insinyur di Dave Smith Instruments, dan 20 orang pengguna forum Gearslutz atas tuduhan pencemaran nama baik. Kasus tersebut kemudian ditolak sebagai sebuah tuntutan SLAPP.[39][40]