Beata Kurkul (bahasa Lituania:Beata Kurkulcode: lt is deprecated , bahasa Ukraina:Беата Куркульcode: uk is deprecated , lahir 21 Januari 1979) adalah seniman dan sukarelawan Ukraina yang berasal dari Lituania-Polandia. Ia dikenal karena karya-karyanya yang menggambar prajurit Pasukan Penjaga Perbatasan Ukraina dan anggota militer Ukraina lainnya, termasuk gambar para prajurit yang terlibat dalam Perang Rusia-Ukraina.[1][2]
Kehidupan pribadi
Beata Kurkul lahir pada 21 Januari 1979 di Vilnius, Lituania dari keluarga Polandia. Ibunya merupakan seorang ahli kimia dan ayahnya adalah seorang insinyur. Nama Beata terinspirasi dari nama aktris favorit ayahnya, Beata Tyszkiewicz.[3] Pada 1997, Beata lulus dari sekolah seni, tetapi melanjutkan pendidikan tinggi di bidang Kedokteran, di Vilnius College.[4] Ia pernah bekerja sebagai perawat selama beberapa waktu, hingga kelelahan kerja membuatnya meninggalkan profesi tersebut.
Beata menjadi penggemar film waralaba "Star Wars" dan mulai menghabiskan banyak waktunya di forum-forum penggemar. Pada akhir tahun 2004, Beata mendatangi Kyiv untuk bertemu dengan para penggemar "Star Wars" lainnya. Ia bertemu dengan Mykola Avdieiev (kelak menjadi suaminya) yang berasal dari Ukraina melalui forum di internet. Mykola melamar Beata pada 2007 dan menikah tahun 2008. Mereka dihadapi pilihan untuk tinggal di Lituania atau Ukraina, hingga akhirnya pasangan tersebut memutuskan untuk tinggal bersama di Ukraina, karena alasan utamanya adalah bahasa. Akan lebih mudah bagi Beata yang memahami bahasa Rusia dan Ukraina, karena kemiripannya dengan bahasa Polandia yang juga ia gunakan, untuk beradaptasi di Ukraina, jika dibandingkan suaminya yang beradaptasi di Lituania.
Saat masih tinggal di Lituania dan bekerja sebagai perawat, Beata kembali ke hobi masa kecilnya, yakni menggambar. Ia termotivasi oleh kecintaannya pada "Star Wars". Beata mulai menggambar karya penggemar yang berhubungan dengan dunia fantasi ini. Setelah pindah ke Ukraina, ia memperoleh pekerjaan sebagai seniman konsep di bidang pengembangan permainan video, hingga meraih posisi Art director. Beata bekerja di "ERS Game Studio" sejak 2008 hingga 2011, lalu pindah ke "Rightcom United LP" sejak 2011 hingga 2018. Kemudian sejak 2018, ia bekerja di "GrandMA Studios", yang salah satu produk populernya adalah seri permainan "Mystery Case Files".[5]
Ketika agresi militer Rusia terhadap Ukraina dimulai pada tahun 2014, suaminya mulai membantu pasukan militer Ukraina sebagai sukarelawan. Setelah beberapa waktu, ketika suaminya menjadi sangat terbebani dengan pekerjaan relawannya, Beata mulai membantunya, hingga kemudian ia sendiri benar-benar tenggelam dalam kegiatan relawan tersebut. Ketika pasukan Penjaga Perbatasan Ukraina di Oblast Luhansk mendapat kecaman keras dari masyarakat karena dugaan keragu-raguan mereka, Beata dan suaminya memutuskan untuk memfokuskan upayanya membantu para pasukan penjaga perbatasan,[6] dengan melakukan aktivitas penyediaan perlengkapan bagi anggota militer (khususnya helm, pelindung tubuh dan perangkat optik), obat-obatan, seragam dan alas kaki.[7]
Kesenian
Sunrise, tahun 2022
Karya seni Beata dengan tema penjaga perbatasan dan prajurit Ukraina, dimulai dengan gambar kartun penjaga perbatasan Roman Dumyak, yang bertugas di pos pemeriksaan perbatasan Krasna Talivka. Pasangan tersebut menggalang dana untuk membeli alat kolimator bagi prajurit ini, dan Beata menggambar kartun prajurit tersebut dengan mengambil foto dari media sosial sebagai dasarnya.[6] Gambar pertama sesungguhnya tentang topik ini muncul setelah pasangan tersebut mengunjungi sebuah rumah sakit militer, ketika Beata terinspirasi untuk membuat gambar prajurit Penjaga Perbatasan Ukraina. Hal ini kemudian diikuti dengan gambar-gambar lainnya. Awalnya, selain keinginan untuk berekspresi secara kreatif, Beata juga termotivasi menggambar, karena adanya kesempatan untuk mengolok-olok rekan-rekan Rusianya. Menurut Beata, popularitasnya muncul ketika ia memposting ulang gambarnya di laman Facebook sebuah organisasi nasionalis Ukraina, "Right Sector".[8]
Selama bertahun-tahun menjalani aktivitas seni kreatifnya, karya-karya Beata banyak di tampilkan dalam ajang pameran-pameran, termasuk pameran yang diadakan di Bandara Boryspil pada 2015,[9] pameran di Akademi Nasional Opera dan Teater Balet Kharkiv,[10] pameran di Pusat Seni dan Budaya Kontemporer Kuindzhi di Mariupol pada 2016.[11] pameran di Kastil Palanok di Mukachevo pada 2017,[1] pameran di Izmail pada 2019,[12][13] pameran di Chop pada 2020 dan seterusnya.[14] Selama berlangsungnya invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina, Beata secara rutin mengadakan pameran di kota-kota yang berada di garis depan. Pada pertengahan tahun 2023, pameran karyanya diadakan di halaman Istana Seimas (gedung Parlemen) di Vilnius[15][16] dan di salah satu mall terbesar di Vilnius.[17]
Ia rutin mendatangi tempat-tempat para prajurit penjaga perbatasan ditempatkan dan mengadakan pameran karya-karyanya, sekaligus mengumpulkan plot dan inspirasi untuk karya selanjutnya.[18] Beata mengumpulkan gagasan untuk karyanya dengan mengamati pekerjaan para prajurit penjaga perbatasan, melihat foto-foto mereka atau mendengarkan cerita-cerita mereka.[13]
Pada 2021, penerbit "Vydavnytstvo" menerbitkan komik yang bertajuk "On a big land", yang menceritakan kisah tentang kembalinya seorang prajurit Ukraina ke kehidupan sipil setelah dirinya terluka. Ilustrasi untuk buku ini dibuat oleh Beata Kurkul.[19] Sebelumnya, pada 2020 telah diterbitkan dua album kompilasi karya Beata yang bertajuk "Always on guard" dan "Four Elements of the Border".[20][21]
Pada 25 Agustus 2015, di pos pemeriksaan Krasna Talivka, sebuah monumen diresmikan yang didedikasikan bagi empat prajurit penjaga perbatasan yang telah tewas, dalam pertempuran dengan kelompok pasukan pengintai Rusia, tepat setahun sebelumnya. Beata Kurkul mengembangkan sketsa monumen ini.[22]
Pada 2022, Beata mendapatkan popularitas yang meningkat ketika ia menerbitkan gambar-gambar tentang perang di Ukraina, yang dibuat dengan menggunakan teknik jaringan sarafMidjourney.[23][24] Menurut Beata sendiri, ia tidak mengedepankan fotorealisme dalam karya-karyanya, yang lebih penting adalah menyampaikan emosi dan suasana. Untuk itu, misalnya, ia kerap menggunakan motif mitologi atau magis.[15]
↑Soroka, Hanna (10 Mei 2015). "Зачем Беата рисует пограничников"[Why Beata draws border guards] (dalam bahasa Rusia). Ukrainska Pravda|Ukrainska Pravda: Life. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2020. Diakses tanggal 29 Agustus 2021.
↑"Беата Куркуль: "Цю дружбу я не проміняю ні на що!""[Beata Kurkul: "I wouldn't trade this friendship for anything!"] (dalam bahasa Ukraina). State Border Service of Ukraine. 9 Desember 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Agustus 2021. Diakses tanggal 31 Agustus 2021.
↑"Відкрилася виставка литовської художниці Беати Куркуль "Кордон""[The exhibition "Border" of the Lithuanian artist Beata Kurkul has opened] (dalam bahasa Ukraina). NGO «Union of Anti-terrorist Operation veterans». 12 Mei 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2021. Diakses tanggal 30 Agustus 2021.
↑Sokolova, Olena (17 September 2016). "В Мариуполе презентовали выставку в 2D-формате о пограничниках"[A 2D-exhibition about border guards was presented in Mariupol]. 0629.com.ua (dalam bahasa Rusia). 0629.com.ua. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2021. Diakses tanggal 30 Agustus 2021.
↑"Литовська художниця Беата Куркуль побувала в Ізмаїлі"[Lithuanian artist Beata Kurkul have visited Izmail] (dalam bahasa Ukraina). State Border Guard Service of Ukraine. 30 September 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2021. Diakses tanggal 30 Agustus 2021.
12Vėta, Nerijus (2023). "Ukrainos kovai skirta paroda "AŠ – GYVA""[The exhibition «I am alive», dedicated to the Ukrainian struggle] (dalam bahasa Lituania). Seimas of the Republic of Lithuania. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Agustus 2023. Diakses tanggal 31 Agustus 2023.