Batu adalah satu dari tiga kecamatan yang ada di Kota Batu. Batu merupakan kecamatan tertua yang melahirkan dua kecamatan lainnya di Kota Batu. Kecamatan ini merupakan pusat ekonomi dan pemerintahan, sekaligus menjadi kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak. Kecamatan Batu terdapat alun-alun, masjid agung, hingga Balai Kota Among Tani. Ikon-ikon wisata dari Kota Batu juga banyak yang berada di kecamatan ini seperti Jatim Park, Batu Night Spectacular (BNS), Museum Angkut, serta kawasan Songgoriti.[1] Kecamatan ini juga merupakan jalur utama pendakian menuju Gunung Panderman, yang kemudian dapat dilanjutkan hingga Gunung Butak.[2]
Geografi
Peta kecamatan di Kota Batu
Batu adalah kecamatan di Kota Batu yang berada di persimpangan jalur strategis arah Kota Malang di timur, Kediri di barat, dan Mojokerto di utara. Kecamatan Batu terletak di kaki Gunung Panderman, sebuah gunung yang merupakan bagian dari gugusan Gunung Kawi. Geografinya yang berupa dataran tinggi membuatnya memiliki hawa yang sejuk dengan lahan yang subur. Awalnya lahan di Kecamatan Batu banyak dimanfaatkan untuk lahan perkebunan. Namun, kecamatan ini mengalami urbanisasi yang pesat sehingga luas lahan perkebunan makin berkurang. Kampung yang lokasinya paling jauh di kecamatan ini adalah Dusun Toyomarto di Desa Pesanggrahan yang menjadi titik awal pendakian menuju Panderman.
Batas wilayah Kecamatan Batu adalah sebagai berikut:[3]
Rumah Dinas Walikota (eks-Kantor Pembantu Bupati Malang)
Batu adalah kecamatan yang menjadi cikal bakal dari Kota Batu yang memiliki sejarah panjang sejak zaman kolonial Belanda. Pada zaman itu, Batu merupakan bagian dari Kawedanan Pujon yaitu daerah pembantu bupati Malang yang juga mencakup Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon. Batu mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga menjadi ibu kota dari Kawedanan Pujon. Pada masa kemerdekaan, Batu resmi berstatus kecamatan di bawah Kabupaten Malang. Tidak hanya itu, di Batu juga dibangun Kantor Pembantu Bupati Malang di Jalan Panglima Sudirman No. 98.[4]
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 1993, Kecamatan Batu dipecah menjadi tiga, yaitu Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo. Ketiga kecamatan tersebut kemudian dibentuk menjadi Kota Administratif Batu.[5] Kota Administratif Batu diresmikan menjadi Kota Batu pada tahun 2001 yang terpisah dari Kabupaten Malang dengan Kantor Pembantu Bupati Malang dijadikan Pendopo Wali Kota Batu..[4] Pada tahun 2016, Pemerintah Kota Batu berpindah sekitar 300 m ke arah barat di kantor baru bernama Balai Kota Among Tani, sedangkan kantor lama dijadikan rumah dinas walikota.[6]
Daftar kelurahan / desa
Kecamatan Batu terdiri dari 4 kelurahan dan 4 desa, yang terbagi menjadi beberapa rukun warga dan rukun tetangga. Desa dan kelurahan tersebut yakni sebagai berikut:[3]