BandarUdara Twente Enschede(IATA: ENS,ICAO: EHTW), sebelumnya Pangkalan Udara Twenthe (bahasa Belanda:Vliegbasis Twenthecode: nl is deprecated ) terletak 2 NM (3,7km; 2,3 mil) di luar kota Enschede di Overijssel, Belanda. Bandara ini memiliki satu landasan pacu (05/23), meskipun dua dari landasan gelinding dan apron yang ada saat ini telah digunakan sebagai landasan pacu (Apron A, bekas landasan pacu 11/29 dan Apron C, bekas landasan pacu 16/34).
Bandara ini saat ini tidak dikendalikan dan ditutup untuk penerbangan penumpang terjadwal serta operasi militer. Sebuah klub penerbangan lokal menggunakan bandara ini untuk aktivitas mereka. Lapangan udara ini juga telah disetujui untuk penggunaan terbatas oleh operator charter bisnis serta untuk pembongkaran, penyimpanan, dan pemeliharaan pesawat.
Bandara Twente dibuka pada Juli 1931. KLM memulai penerbangan terjadwal ke Amsterdam pada tahun 1932, tetapi dihentikan pada tahun 1939. Selama Perang Dunia II, Luftwaffe mengambil alih bandara ini dan menjadikannya pangkalan udara militer, mengganti namanya menjadi Fliegerhorst Twente. Pada April 1945, pasukan Sekutu merebut kembali bandara tersebut, mengganti namanya menjadi B 106/Twente dan menyerahkannya kepada Angkatan Bersenjata Belanda. Kesalahan ketik kecil dalam akta kepemilikan menyebabkan nama bandara tertulis sebagai Airbase Twenthe, dengan tambahan huruf "h".[2]
Pada 7 Desember 2007, penggunaan militer bandara ini dihentikan. Mulai 1 Januari 2008, bandara juga ditutup untuk penerbangan sipil, sambil menunggu kesepakatan pemerintah terkait masa depan bandara. Pada 16 Juni 2010, provinsi Overijssel menyetujui rencana tata ruang yang mencakup keberadaan bandara.[3]
Sejak 30 Maret 2017, Bandara Twente dibuka kembali untuk penerbangan pribadi dan bisnis. Bandara ini juga digunakan untuk penerbangan layang Twentsche Zweefvlieg Club dan klub terbang Vliegclub Twente. Selain itu, lapangan terbang ini juga dimanfaatkan untuk uji coba penerbangan baik dengan pesawat berawak maupun nirawak, serta untuk model pesawat yang dikendalikan dengan remote. Pesawat-pesawat yang sudah mendekati akhir masa pakainya juga dikirim ke Bandara Twente untuk dibongkar.
Di samping penyimpanan dan pembongkaran pesawat, bandara ini juga berupaya membangun diri sebagai pusat teknologi penerbangan dengan nama Technology Base.[4]
Maskapai penerbangan dan tujuan
Saat ini tidak ada penerbangan terjadwal dari dan ke Bandara Twente.