Bambusa varioaurita W.T.Lin & Z.J.Feng Bambusa textilis var. purpurascens Bambusa textilis f. purpurascens Bambusa textilis var. pubescens Bambusa textilis var. maculata Bambusa textilis var. gracilis Bambusa textilis var. glabra Bambusa minutiligulata W.T.Lin & Z.M.Wu Bambusa glaucescens var. annulata Bambusa annulata W.T.Lin & Z.J.Feng
Bambusa textilis dikenal juga dalam bahasa Inggris sebagai slender bamboo, clumping bamboo dan weaver's bamboo, merupakan spesies bambu dari keluarga rumput-rumputan (Poaceae) yang berasal dari Tiongkok. Varietas gracilis dari spesies ini banyak dibudidayakan di Australia.[1] Di daerah asalnya di Tiongkok selatan, bambu ini umumnya tumbuh di sekitar tepi sungai, perbukitan, serta wilayah pedesaan dataran rendah di provinsi Anhui, Guangdong, Fujian, dan Guangxi. Selain itu, spesies ini telah menyebar dan menjadi tumbuhan yang dinaturalisasi di beberapa wilayah tropis seperti Hawaii, Florida, Kolombia, dan Puerto Riko.[2][3]
Deskripsi
Bambusa textilis merupakan jenis bambu besar yang tumbuh tegak dan padat dalam rumpun setinggi 6–10 meter dengan lebar sekitar 2 meter. Pertumbuhannya cepat, dengan batang berdiameter sekitar 3 sentimeter. Daunnya berbentuk lanset yang anggun, berukuran 9–25 cm panjang dan 1–2,5 cm lebar. Batangnya berwarna biru kehijauan mengilap dengan tekstur agak kasar, memiliki ruas sepanjang 35–60 cm yang bisa berubah menjadi kekuningan bila terkena sinar matahari dalam waktu lama. Meskipun termasuk tanaman hijau sepanjang tahun, daun Bambusa textilis dapat rontok sebagian saat musim dingin tergantung pada lokasi dan kondisi iklim mikro. Sistem akar dan batang bawah tanahnya (rimpang) saling terhubung dalam satu struktur yang tidak menjalar jauh, menjadikannya bambu non-invasif. Dari ujung rimpang yang pendek, tumbuh tunas baru yang berkembang menjadi batang tambahan di dekat rumpun induknya.[4][5][6]
Kultivasi
Bambu ini sering dibudidayakan sebagai tanaman pagar atau pembatas privasi di area perumahan, serta dapat ditanam di taman bergaya tropis dan subtropis untuk melengkapi vegetasi hutan hujan lokal atau menghiasi area di sepanjang pagar. Selain berfungsi sebagai peredam angin dan kebisingan, Bambusa textilis juga dikenal tahan terhadap hembusan angin kuat dan suhu dingin hingga −10 °C. Tanaman ini tumbuh optimal di bawah paparan sinar matahari penuh maupun teduh sebagian, dan akan lebih subur bila diberikan lapisan mulsa serta tambahan pupuk nitrogen.[7]
Varietas Bambusa textilis var. gracilis merupakan salah satu jenis bambu yang paling populer, terutama di Australia, dikenal dengan nama “bambu gracilis”. Jenis ini tumbuh membentuk rumpun yang ramping dan elegan, dengan tinggi maksimal sekitar 8 meter. Tanaman ini mencapai kematangan dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun, tergantung pada kondisi iklim dan tanah. Bibit yang ditanam dalam pot berukuran 200 mm biasanya dapat tumbuh hingga 3–4 meter hanya dalam satu tahun. Varietas lain seperti var. glabra memiliki warna putih lebih mencolok pada bagian bawah ruas, menciptakan tampilan bergaris, sedangkan varietas var. fusca berukuran lebih besar, mampu tumbuh hingga 12 meter dan melampaui tinggi bangunan tiga lantai.[8][9]
↑Rao, A.N., G. Dhanarajan, C.B. Sastry. 1985. Recent Research on Bamboos. Proceedings of the International Bamboo Workshop. October 6–14, 1985 1985, Hangzhou, People’s Republic of China. The Chinese Academy of Forestry, People’s Republic of China. International Development Research Centre, Canada
↑Rao, A.N. and V. Ramanatha Rao, editors. 1998. Priority Species of Bamboo and Rattan. IPGRI-APO, Serdang, Malaysia.