Balsam GileadTanaman yang dianggap menjadi bahan dasar balsam Gilead, dipamerkan di Yerusalem
Balsam Gilead adalah sebuah parfum langka yang dipakai secara medis dan disebutkan dalam Perjanjian Lama dan mengambil nama dari wilayah Gilead, tempat balsam tersebut dikatakan diproduksi. Pohon atau perdu dari balsam tersebut disarikan dan diolah dan dulunya sangat umum diidentifikasikan secara keliru sebagai Commiphora gileadensis. Balsam Gilead sebenarnya berasal dari Pistacia lentiscus.[1]
Sejarah
Perjanjian Lama
Commiphora gileadensis, yang diidentifikasikan oleh beberapa orang sebagai balsam kuno Gilead, di Taman Botani Kibutz Ein-GediTangkai dan buah perdu Commiphora gileadensis
Dalam Alkitab, balsam disebutkan dengan berbagai nama: בֹּשֶׂםcode: he is deprecated (bosem), בֶּשֶׂםcode: he is deprecated (besem), צֳרִיcode: he is deprecated (tsari), נָטָף (nataf), yang semuanya berbeda dari istilah yang dipakai dalam sastra rabinik.
Setelah Yusuf dimasukkan ke lubang, para saudaranya mencegat sebuah karavan pada perjalanannya dari Gilead ke Mesir, "dengan unta-unta mereka membawa rempah, dan balsam, dan mur" (Kejadian 37:25). Kala Yakub mengerahkan utusannya ke Mesir, ia mempersembahkan "sebuah balsam kecil" kepada penguasa yang tidak diketahui (Kejadian 43:11). Pada tahun-tahun terakhir Kerajaan Yudea, Yeremia bertanya "Apakah tidak ada balsam di Gilead?" (Yeremia 8:22). Kemudian, dari sebuah ekspresi dalam Yehezkiel 27:17, balsam menjadi salah satu komoditas yang dibawa oleh para pedagang Ibrani ke pasar Tyre.[2] Menurut 1 Raja–Raja 10:10, balsam (Ibrani: bosem) menjadi salah satu dari banyak hadiah berharga Ratu Syeba kepada Raja Salomo.[3]
Dioscorides (1902), "Kankamon", dalam Julius Berendes (ed.), De materia medica(PDF), PharmaWiki.ch, diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2015-09-24, diakses tanggal 2014-11-18