Sejarah dan perkembangan
Balikpapan TV atau yang sekarang dikenal sebagai BTV karena eksistensinya tak hanya di Balikpapan mulai dirintis sejak tahun 2008 dan memulai siaran percobaan pada tahun 2009. BTV mulai mendapatkan izin siaran pada awal tahun 2011, yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya BTV yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 22 Januari.
BTV berupaya memberikan informasi yang lebih kepada masyarakat sekitar melalui peningkatan program-programnya sesuai dengan kondisi masyarakat Kaltim. Selain itu, BTV juga menjadi mitra bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk ikut menyukseskan program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, kebudayaan, promosi wisata, dan potensi daerah lainnya.
BTV menyajikan tayangan yang sangat bermanfaat untuk warga Balikpapan. Mulai dari berita, olahraga, sampai religi, telah berhasil dikemas secara padat dan juga menarik. Warga Balikpapan tentu merasakan besarnya manfaat atas tayangan yang ada, dan mereka tentu berharap stasiun TV kebanggaan Balikpapan ini tetap menyajikan tayangan yang menarik dan bermanfaat tanpa harus meninggalkan ciri khas dari kota Balikpapan.
Dalam mendukung kualitas program, BTV terus menambah fasilitas pendukungnya. Pada tahun 2009 BTV membeli sebuah Bus OB Van, yang memungkinkan mereka siaran langsung dari berbagai sudut kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara.
Setelah sukses memprakarsai kegiatan Rembug Kampung di Balikpapan pada tahun 2014, yakni mempertemukan unsur pemerintah eksekutif (mulai dari Wali Kota dan Kepala SKPD) dan anggota DPRD dengan Masyarakat untuk membahas permasalahan kota yang disiarkan secara langsung di BTV, pada tahun 2015 kegiatan serupa juga diadopsi untuk dilakukan di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan nama "Temu Warga Benuo Taka" yang juga disiarkan secara langsung di BTV dari seluruh kecamatan di Penajam Paser Utara.
Pada tanggal 19 November 2015, BTV dipercaya untuk menyiarkan secara langsung kegiatan presiden Joko Widodo saat meresmikan beberapa mega proyek senilai Rp.72 triliun di Buluminung, Penajam Paser Utara.
Jangkauan siaran BTV di antaranya adalah Balikpapan, Kabupaten Paser, Samboja, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara. Pada tahun 2014, BTV sempat merambah Samarinda. Pada Tahun 2016, BTV kembali memperlebar jangkauannya hingga ke Kutai Timur.
Saat ini di tahun 2023, Balikpapan Tv (BTV) ditayangkan secara streaming (live) melalui website balikpapantv.id, selain informasi pemberitaan dan hiburan melalui televisi yang disiarkan online, saat ini BTV juga memberi layanan informasi dan hiburan melalui media siber hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju.
Memasuki tahun 2026, Balikpapan TV melangkah dengan visi yang semakin kuat sebagai media daerah yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Plan Project BTV 2026 disusun sebagai peta arah pengembangan program, kemitraan, dan inovasi konten yang berfokus pada penguatan nilai Nusantara, pelayanan informasi publik, serta pemberdayaan masyarakat daerah. Melalui rencana ini, Balikpapan TV berkomitmen menghadirkan tayangan yang informatif, inspiratif, dan berdampak, sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis dengan pemerintah, dunia usaha, dan komunitas. Dari Daerah Untuk Indonesia, BTV terus meneguhkan perannya sebagai Suara Daerah, Wajah Masa Depan Nusantara.
Di usia yang ke-15 Tahun, BTV launching logo baru yang akan membawa brand Balikpapan Televisi menuju Era Multiplatform. Sebuah identitas baru yang lahir dari semangat perubahan, dan komitmen untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Di tahun 2026 ini pula Portal Website balikpapantv.id mengubah wajahnya lebih fresh dengan sajian artikel gaya hidup dan info kekinian yang relevan untuk usia produktif. Tagline Portal Balikpapantv.id " Bukan Info Biasa, Teman Update Setia", menjadikan sebagai Portal berita lokal yang beda, membawa khasanah lokal menuju peradaban global.