Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Sebuah prasasti Jerman Tengah Rendah di sebuah rumah setengah kayu di Hameln, Niedersachsen, Jerman, bertuliskan: Alle der warlde herlicheyt is alse ene blome de huete wasset un morgen vorgheit. Des herrn wort blift yn ewicheit. Translation: "Semua keindahan dunia seperti bunga yang tumbuh hari ini dan lenyap besok; firman Tuhan tetap dalam kekekalan" (1 Petrus 1:24-25)Der Keyserliken Stadt Lübeck Christlike Ordeninge/ tho denste dem hilgen Evangelio/ Christliker leve/ tucht/ frede unde enicheyt/ vor de yöget yn eyner guden Schole[n] tho lerende. Unde de Kercken denere und rechten armen Christlick tho vorsorgende. Dorch Jo. Bugen. Pom. beschreven. 1531, berarti: "Peraturan Kristen Kota Kekaisaran Lübeck untuk melayani Injil Suci tentang kehidupan Kristen, disiplin, perdamaian, dan persatuan, untuk mengajar kaum muda di sekolah yang baik, dan untuk menyediakan pelayanan Kristen bagi para pelayan gereja dan orang miskin yang saleh. Ditulis oleh Johannes Bugenhagen dari Pomerania, 1531."Eyne vorrede ouer dyt boek van reynken deme vosse, berarti: "Sebuah prolog tentang buku Reynard sang Rubah". Reynard sang Rubah adalah wiracarita alegoris yang populer di Eropa pada abad pertengahan. Buku itu merupakan edisi 1498 yang diterbitkan di Lübeck, kota terpenting Liga Hansa. Gaya huruf yang digunakan adalah huruf patah.
Bahasa Sachsen Pertengahan, juga disebut sebagai bahasa Sachsen Hilir Pertengahan atau bahasa Jerman Hilir Pertengahan (endonim: Sassisch,[5][6] berarti "Sachsen", Jerman Hulu Baku: Mittelniederdeutschcode: de is deprecated , Belanda Modern: Middelnederduitscode: nl is deprecated ) adalah tahap perkembangan klasik oleh bahasa Sachsen Hilir. Bahasa ini berkembang dari bahasa Sachsen Kuno yang dituturkan pada Abad Pertengahan yang memiliki catatan tertulis tertua pada tahun 1225/34 (Sachsenspiegel). Selama era Hansa (dari tahun 1300 hingga 1600), bahasa Sachsen Pertengahan adalah bahasa tertulis paling umum digunakan di Eropa Tengah, sehingga menjadi basantara di daerah tersebut. Bersama dengan bahasa Latin Abad Pertengahan, kedua bahasa itu sangat berguna sebagai alat diplomasi dan administrasi pemerintahan pada saat itu.[7]
Perkembangan
Sub-periode bahasa Sachsen Pertengahan adalah:[8][9]
Sachsen Pertengahan Awal (bahasa Jerman:Frühmittelniederdeutschcode: de is deprecated ): 1200–1350, atau 1200–1370
Sachsen Pertengahan Klasik (bahasa Jerman:klassisches Mittelniederdeutschcode: de is deprecated ): 1350–1500, atau 1370–1530
Sachsen Pertengahan Akhir (bahasa Jerman:Spätmittelniederdeutschcode: de is deprecated ): 1500–1600, atau 1530–1650
Bahasa Sachsen Pertengahan pernah menjadi basantaraLiga Hansa, di Laut Utara dan Laut Baltik. Dulu dianggap bahwa dialek Lübeck cukup berpengaruh untuk menjadi bahasa baku (disebut Lübecker Normcode: de is deprecated ) untuk baku lisan dan tulisan yang muncul, tetapi karya yang lebih baru telah menetapkan bahwa tidak ada bukti untuk ini dan itu. Bahasa Sachsen Hilir sekarang tidak dibakukan.[10]
Dimulai pada abad ke-15, bahasa Sachsen Pertengahan mulai ditinggalkan sebagai bahasa kesusastraan, pemerintahan, dan keagamaan, digantikan oleh bahasa Jerman Hulu Modern Awal, yang pertama kali digunakan oleh para kalangan atas sebagai bahasa tertulis dan lisan. Alasan hilangnya status ini termasuk penurunan ekonomi Liga Hansa, diikuti oleh perubahan politik Jerman Utara dan dominasi budaya Jerman Tengah dan Selatan selama Reformasi Protestan dan Alkitab terjemahan Luther.
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Middle Low German". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑"m"(PDF). The Linguasphere Register. hlm.219. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 27 August 2014. Diakses tanggal 1 March 2013.
↑Cordes, Gerhard; Möhn, Dieter (1983). Handbuch zur niederdeutschen Sprach- und Literaturwissenschaft. Erich Schmidt Verlag. hlm.119. ISBN3-503-01645-7.
↑Lexikologie. Ein internationales Handbuch zur Natur und Struktur von Wörtern und Wortschätzen. 2. Halbband / Lexicology. An international handbook on the nature and structure of words and vocabularies. Volume 2. Walter de Gruyter, 2005, p. 1180
↑Hilkert Weddige, Mittelhochdeutsch: Eine Einführung. 7th ed., 2007, p. 7
↑Mähl, S. (2012). Low German texts from late medieval Sweden. In L. Elmevik and E. H. Jahr (eds), Contact between Low German and Scandinavian in the Late Middle Ages: 25 Years of Research, Acta Academiae Regiae Gustavi Adolphi, 121. Uppsala: Kungl. Gustav Adolfs Akademien för svensk folkkultur. 113–22 (at p. 118).