Bahasa Kalanga diakui sebagai bahasa resmi oleh Konstitusi Zimbabwe 2013 dan diajarkan di sekolah-sekolah di wilayah yang dihuni oleh para penutur bahasa ini.
Klasifikasi dan ragam
Para ahli bahasa menggolongkan bahasa Kalanga (S.16 dalam klasifikasi Guthrie) dan Nambya (di wilayah Hwange di Zimbabwe) sebagai cabang barat kelompok bahasa Shona (kode S.10).[3] Namun, istilah Shona (atau Shona Standar) umumnya mengacu kepada ragam bahasa Shona Tengah (Korekore S.11, Zezuru S.12, Manyika S.13, Karanga S.14), sehingga penutur bahasa Kalanga memilih untuk tidak dipanggil dengan sebutan Shona.
Terdapat perbedaan dialek Kalanga di Botswana dan Zimbabwe dan keduanya menggunakan ortografi yang sedikit berbeda. Dalam sejarah, Wentzel menyebutkan keberadaan ragam Kalanga biasa di timur dan Lilima (Tjililima, Humbe) di barat, serta beberapa ragam yang langka atau sudah punah: Nyai (Rozvi), Lemba (Remba), Lembethu (Rembethu), Twamamba (Xwamamba), Pfumbi, Jaunda (Jawunda, Jahunda), and †Romwe, †Peri, †Talahundra (Talaunda).[3][6]
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Kalanga–Nambya". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑Wentzel, Petrus Johannes (1981). The Relationship between Venda and Western Shona. Ph.D. Thesis. Univ. of South Africa.
Daftar pustaka
Chebanne, A. M. & Rodewald, M. K & Pahlen, K. W. (1995) Ngatikwaleni iKalanga: a manual for writing Kalanga as spoken in Botswana. Gaborone: Botswana Society.
Chebanne, Andy & Schmidt, Daniel (2010). "Kalanga: Summary grammar". Cape Town: CASAS monograph 75.