Udalaka Aruni (Dewanagari: उद्दालक आरुणि;,IAST:Uddālaka Āruṇi,उद्दालक आरुणि), kadangkala disebut Udalaka atau Aruni saja, adalah salah seorang resi dan filsuf Weda dalam agama Hindu.[1][2] Ia disebutkan dalam banyak pustaka Sanskerta dari zaman Weda, dan ajaran filosofisnya merupakan salah satu inti dari Brihadaranyakopanishad dan Candogyopanishad, dua judul naskah Upanisad terkuno.[3] Sebagai guru Weda yang masyhur, Aruni hidup beberapa abad sebelum Buddha,[1] dan menarik banyak murid dari daerah-daerah yang berjauhan di India; beberapa muridnya seperti Yadnyawalkya juga disegani dalam tradisi Hindu.[3] Baik Aruni maupun Yadnyawalkya merupakan nama-nama guru Upanisad yang kerap disebutkan dalam tradisi Hindu.[4] Ia menyampaikan pengetahuan tentang hubungan mendalam antara Jiva dan Brahman kepada putranya, Shvetaketu, dan terlibat dalam dialog yang mengeksplorasi pemahaman diri.[5]
Referensi
12Ben-Ami Scharfstein (1998), A comparative history of world philosophy: from the Upanishads to Kant, Albany: State University of New York Press, pp. 9-11
↑H. C. Raychaudhuri (1972), Political History of Ancient India, Calcutta: University of Calcutta, pp. 8-9, 21–25