Arrhinoceratops (artinya "wajah tanpa hidung-tanduk", berasal dari bahasa Yunani kuno"a-/α-" "tidak", rhis/ῥίς "hidung" "keras/κέρας" "tanduk", "-ops/ὤψ" "wajah") adalah sebuah genusdinosaurusceratopsia herbivor. Nama tersebut dicetuskan oleh pendeskripsi aslinya yang menyimpulkannya adalah hal istimewa karena hidung-tanduk tak menjadi tulang terpisah, namun analisis berikutnya menyatakan bahwa ini berdasarkan pada kesalahpahaman.[1] Hewan tersebut hidup pada sub-kala Campanian akhir/Maastrichtian awal dari periode Kapur Akhir, mendahului kerabat terkenalnya Triceratops pada beberapa juta tahun, namun sezaman dengan Anchiceratops.[1] Fosilnya ditemukan di Kanada.[1]
Catatan kaki
123"Arrhinoceratops." In: Dodson, Peter & Britt, Brooks & Carpenter, Kenneth & Forster, Catherine A. & Gillette, David D. & Norell, Mark A. & Olshevsky, George & Parrish, J. Michael & Weishampel, David B. The Age of Dinosaurs. Publications International, LTD. p. 127. ISBN0-7853-0443-6.
Referensi
Dodson, P. (1996). The Horned Dinosaurs. Princeton University Press, Princeton, New Jersey, pp. xiv-346