Ari Lesmana (lahir 4 April 1987) adalah musisi, penulis lagu dan vokalis asal Indonesia, dikenal sebagai vokalis grup musik band indie Fourtwnty.[1][2]
Anggota band termasuk Nuwi, Roby Satria, Ryan Maulana, Andi Armand, dan Primandha Ridho. Fourtwnty dikenal dengan genre folk-pop dan tema "senja" dalam lirik-lirik mereka.[1][3]
Biografi dan Karier
Ari Lesmana lahir di Pekanbaru, Riau, Indonesia, pada 4 April 1993.[4]
Ia memulai karier dengan bekerja di Bursa Efek Jakarta sebagai staf komunikasi internal, disini ia bekerja selama 3 bulan. Kemudian ia, beralih ke perusahaan perbankan swasta sebagai marketing selama 2 tahun. Selanjutnya ia juga pernah bekerja di event organizer.[5]
Ia memulai karier musiknya bersama Fourtwnty pada tahun 2010. Band ini merilis album studio pertama, Lelaku, pada tahun 2015. Album kedua, Ego & Fungsi Otak (2018), mencakup lagu "Zona Nyaman" yang menjadi soundtrack film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Album ketiga, Nalar (2023), menghasilkan singel "Nematomorpha" yang dinominasikan untuk Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) kategori Duo/Grup/Vokal Grup/Kolaborasi Pop Terbaik pada 2023.
Ia juga pernah terlibat dalam akting, termasuk peran dalam film Ben & Jody (2022).[6]
Pada Februari 2025, Fourtwnty mengumumkan hiatus tanpa batas waktu. Ari Lesmana menyatakan akan beristirahat dari aktivitas musik untuk waktu yang tidak ditentukan.[7]
Sementara itu anggota lain dari Fourtwnty, termasuk Nuwi, Ryan Maulana, dan Primandha Ridho, membentuk proyek musik baru bernama ITengah, dengan Primandha Ridho sebagai vokalis.[8] Di awal 2026, Ari Lesmana kembali ke dunia musik dan merilis single solo perdananya "Sesi Potret" bersama adiknya, Enau (Putra Permana) pada 30 Januari 2026.
Kontroversi
Insiden "Teriak Sambo"
Pada September 2022, Ari Lesmana menjadi sorotan setelah sebuah video menunjukkan dirinya menyebut nama "Sambo" selama konser di Pontianak. Saat membawakan lagu "Zona Nyaman", ia berkata, "Semoga sehat selalu, aamiin... didekatkan sama Sambo...". Ucapan ini dikaitkan dengan kasus Ferdy Sambo yang sedang ramai diperbincangkan. Pernyataan tersebut memicu berbagai tanggapan di media sosial.[9]